DPMN Tegaskan Kesiapan, Festival Kuliner dan Tradisi Nagari Siap Digelar Meriah

Crew8 News
Solok 9/4,- Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN) Kabupaten Solok menegaskan kesiapan penuh dalam mengoordinasikan pelaksanaan Festival Kuliner dan Pawai Tradisi Nagari sebagai salah satu rangkaian kegiatan Hari Jadi Kabupaten Solok ke-113.

Kepala DPMN Kabupaten Solok, Dr. Hendrianto, S.ST, MPSSp, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai persiapan teknis dan koordinasi lintas sektor guna memastikan kegiatan berjalan lancar dan sukses. Hal ini merupakan tindak lanjut dari rapat pemantapan serta arahan langsung dari Bupati dan Sekretaris Daerah Kabupaten Solok.

DPMN sebagai salah satu leading sektor bersama sama dengan leading sektor lain (dinas pertanian, Pariwisata, dan Kominfo) telah mematangkan seluruh kesiapan, mulai dari koordinasi dengan nagari hingga sinergi dengan OPD terkait. Kami pastikan kegiatan ini berjalan sebagaimana mestinya dan semeriah mungkin dan memberi dampak positif bagi masyarakat,” ujar Hendrianto.

Festival Kuliner dan Pawai Tradisi Nagari ini bertujuan untuk menggali kembali, menyajikan, serta mempromosikan kekayaan kuliner khas dari setiap nagari di Kabupaten Solok. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda agar lebih mengenal dan mencintai warisan kuliner tradisional yang unik dan legendaris.

Rangkaian kegiatan akan diawali dengan pawai tradisi yang diikuti oleh 74 nagari. Pawai tersebut direncanakan dimulai dari Taman Hutan Kota Wisata (THKW) dan berakhir di halaman upacara Kantor Bupati Solok. Setiap nagari akan menampilkan identitas budaya dan kuliner unggulan mereka sebagai bentuk representasi kekayaan lokal.

Usai pawai, kegiatan dilanjutkan dengan lomba penyajian makanan khas nagari. Hidangan yang disajikan akan dinilai oleh tim juri berdasarkan keaslian, cita rasa, kreativitas penyajian, serta nilai budaya yang terkandung di dalamnya. Penilaian ini diharapkan dapat mendorong pelestarian kuliner tradisional sekaligus inovasi berbasis kearifan lokal.

Tidak hanya itu, kegiatan juga akan diramaikan dengan pameran dan bazar produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Berbagai produk unggulan daerah, mulai dari olahan ikan hingga hasil pertanian dan hortikultura, akan ditampilkan sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat nagari.

Menurut Hendrianto, keterlibatan aktif seluruh nagari dan pelaku UMKM menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan kegiatan ini. Ia berharap momentum Hari Jadi Kabupaten Solok ke-113 ini dapat memperkuat identitas budaya sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal.

Melalui festival ini, kita tidak hanya merayakan hari jadi daerah, tetapi juga memperkuat jati diri nagari serta membuka peluang ekonomi berbasis potensi lokal,” tutupnya.

(C8N)

#senyuman08

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini