Belajar dari Masa Lalu, KONI Sumbar Dituntut Jadi Wadah yang Seutuhnya

PADANG – Dunia olahraga Sumatera Barat masih menyimpan catatan kelam dari perjalanan KONI periode sebelumnya. Persoalan penyelewengan anggaran hibah yang sempat mengemuka menjadi pelajaran pahit yang tidak boleh terulang lagi. Dari pengalaman inilah, publik olahraga Ranah Minang berharap KONI Sumbar benar-benar berbenah dan kembali pada fungsinya yang sejati.

KONI sejatinya adalah rumah besar bagi atlet, pelatih, dan seluruh penggiat olahraga prestasi. Sebuah wadah yang mengayomi, membina, dan memastikan para pejuang prestasi mendapat dukungan layak. Namun, realitas di periode lalu menunjukkan kelemahan dalam tata kelola, terutama pada aspek transparansi dan akuntabilitas anggaran hibah. Hal itu membuat kepercayaan publik terkikis.

“Belajar dari pengalaman masa lalu, KONI Sumbar tidak boleh lagi terjebak pada kelemahan yang sama. Anggaran hibah itu bukan sekadar angka di atas kertas, tapi amanah dari rakyat untuk memajukan olahraga. Setiap rupiah harus kembali kepada atlet, pembinaan, dan pengembangan prestasi,” ungkap seorang pengamat olahraga di Padang.

Karena itu, Ketua KONI Sumbar mendatang dituntut tidak hanya memiliki kecintaan terhadap olahraga, tetapi juga kapasitas manajerial yang kuat. Sosok yang mampu memperbaiki kelemahan-kelemahan lama, menata ulang mekanisme anggaran hibah agar transparan, profesional, dan jauh dari praktik menyimpang.

KONI Sumbar butuh pemimpin yang sudah selesai dengan dirinya sendiri, bukan sekadar mencari jabatan atau prestise, melainkan benar-benar hadir untuk mengabdi. Seorang pemimpin yang mampu menegakkan marwah organisasi, menjaga agar KONI tidak diseret pada tarik-menarik kepentingan politik, serta memposisikan atlet sebagai pusat perhatian.

Kini, momentum itu ada di depan mata. Sumatera Barat membutuhkan KONI yang sehat, bersih, dan dipercaya. Sebuah wadah olahraga sebagaimana mestinya, yang benar-benar menjadi tumpuan harapan atlet, tempat lahirnya prestasi, sekaligus penjaga kehormatan Ranah Minang di pentas nasional maupun internasional.

(C8N)

#senyuman08

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini