Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman Raih Kepuasan Publik Tertinggi di Kabinet Prabowo–Gibran

Crew8 News

Jakarta — Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menempati posisi teratas dalam survei tingkat kepuasan publik terhadap kinerja menteri dan pejabat teknis di Kabinet Prabowo–Gibran. Berdasarkan hasil Survei Indikator edisi Oktober 2025, Amran memperoleh tingkat kepuasan sebesar 84,9 persen, tertinggi di antara seluruh anggota kabinet.

Hasil ini memperkuat posisi Amran sebagai sosok teknokrat yang berhasil mengembalikan kepercayaan publik pada sektor pertanian, yang selama beberapa tahun terakhir menjadi tulang punggung ketahanan ekonomi nasional.

Survei tersebut mengukur persepsi publik terhadap efektivitas kebijakan, inovasi program, serta dampak langsung yang dirasakan masyarakat dari setiap kementerian. Dalam hal ini, Kementerian Pertanian di bawah kepemimpinan Amran dinilai berhasil menjaga stabilitas pangan nasional di tengah tantangan global, mulai dari kenaikan harga komoditas hingga perubahan iklim ekstrem.

Publik menilai langkah cepat Amran dalam memperkuat produksi pangan nasional, memperluas modernisasi dan mekanisasi pertanian, serta memperbaiki sistem distribusi dan penyaluran pupuk subsidi sebagai kebijakan nyata yang menyentuh langsung kepentingan petani.
Program-program unggulan seperti Petani Berdaya, Kawasan Pangan Mandiri, dan Digitalisasi Penyuluhan Pertanian dinilai berhasil meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan pelaku pertanian di desa-desa.

“Pertanian adalah masa depan bangsa. Kita tidak boleh hanya bicara produksi, tapi juga kemandirian dan kesejahteraan petani,” ujar Amran dalam beberapa kesempatan, menegaskan arah kebijakan yang berorientasi pada pemberdayaan petani kecil.

Kepuasan tinggi terhadap Amran tidak hanya muncul dari kalangan petani. Survei Indikator mencatat bahwa mayoritas responden perkotaan pun memberikan penilaian positif terhadap kebijakan pangan pemerintah.
Pasalnya, keberhasilan menjaga harga beras, bawang, dan cabai dalam batas stabil selama dua kuartal terakhir turut menekan inflasi pangan di level rumah tangga.

Kementerian Pertanian juga tercatat berhasil mendorong investasi agroindustri melalui kerja sama lintas kementerian dan BUMN, membuka ruang bagi industri pupuk, benih unggul, dan teknologi pertanian presisi. Upaya itu selaras dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang menjadikan kedaulatan pangan sebagai salah satu agenda prioritas nasional.

Posisi puncak dalam survei ini sekaligus menjadi tantangan baru bagi Amran. Ke depan, publik berharap agar ia tetap menjaga konsistensi kinerja dan memperkuat koordinasi lintas sektor, khususnya dengan Kementerian Keuangan, Kementerian Perdagangan, dan Kementerian Perindustrian, agar kebijakan pertanian lebih terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Salah satu pekerjaan besar yang menanti adalah memastikan keberlanjutan program swasembada beras dan jagung yang telah dicanangkan Presiden Prabowo, serta mempercepat realisasi hilirisasi hasil pertanian agar petani memperoleh nilai tambah ekonomi.
Dalam konteks global, kebijakan pangan Indonesia di bawah Amran juga diharapkan menjadi model kemandirian pangan yang adil dan berkeadilan sosial.

Selain Amran, posisi kedua ditempati oleh Teddy Indra Wijaya (Sekretaris Kabinet) dengan 84,5 persen, disusul oleh Purbaya Yudhi Sadewa (Menteri Keuangan) dengan 84,1 persen.
Selanjutnya, Nasaruddin Umar (Menteri Agama) menempati posisi keempat dengan 83,4 persen, diikuti Prasetiyo Hadi (Menteri Sekretariat Negara) dengan 82,9 persen.

Berikut daftar lengkap sepuluh besar versi Survei Indikator, Oktober 2025:

1. Andi Amran Sulaiman – Menteri Pertanian (84,9%)

2. Teddy Indra Wijaya – Sekretaris Kabinet (84,5%)

3. Purbaya Yudhi Sadewa – Menteri Keuangan (84,1%)

4. Nasaruddin Umar – Menteri Agama (83,4%)

5. Prasetiyo Hadi – Menteri Sekretariat Negara (82,9%)

6. Agus Harimurti Yudhoyono – Menko Infrastruktur (82,2%)

7. Jenderal TNI Agus Subiyanto – Panglima TNI (82,2%)

8. Hanif Faisol Nurofiq – Menteri LHK/BPLH (81,1%)

9. Brian Yuliarto – Menkomiktsantek (80,4%)

10. Abdul Mu’ti – Mendikdasmen (79,2%)

Survei ini menandai bahwa kabinet teknokratik Prabowo–Gibran mulai menuai kepercayaan publik, terutama di bidang pertanian, keuangan, dan infrastruktur.
Sektor-sektor strategis ini dianggap paling berperan dalam menjaga stabilitas harga dan memperluas lapangan kerja.

Ke depan, publik berharap agar capaian positif tersebut tidak berhenti pada pencitraan kinerja, tetapi berlanjut menjadi kebijakan konkret yang memperkuat fondasi ekonomi rakyat. Dalam hal ini, Menteri Pertanian Amran Sulaiman diharapkan tetap menjadi motor penggerak dalam mewujudkan kedaulatan pangan dan kesejahteraan petani Indonesia.

(C8N)

#senyuman08

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini