Setelah Pasie Laweh Anas Urbaningrum Tinjau Titik Bencana di Lubuk Minturun

Crew8 News

Sumatera Barat – Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), Anas Urbaningrum, melakukan kunjungan kemanusiaan ke dua titik bencana banjir bandang di Sumatera Barat, masing-masing di Nagari Pasie Laweh, Korong Tanah Taban, Kabupaten Padang Pariaman, serta Kampung Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Rabu (10/12). Kunjungan ini didampingi Yan Zulfikar dari DPP PKN serta jajaran pengurus PKN Sumatera Barat di bawah koordinasi Dedi Rahmanto Putra.

Rombongan PKN tiba lebih dahulu di Posko Bencana Pasie Laweh, dan langsung disambut oleh Wali Nagari Periadinur. Wilayah ini merupakan salah satu lokasi yang terdampak paling parah akibat luapan banjir bandang yang menghantam permukiman dan fasilitas publik. Sedikitnya 160 jiwa mengungsi di posko utama karena rumah mereka terendam lumpur, bahkan sebagian rusak berat.

Anas menyerahkan bantuan berupa paket sembako, perlengkapan bayi, air minum, serta kebutuhan dasar lainnya. Dalam dialognya dengan pengungsi, Anas menyampaikan rasa duka mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat Pasie Laweh. Ia meminta warga tetap sabar dan yakin bahwa pemulihan akan berlangsung lebih cepat jika pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat bekerja bersama.

“Kita semua ikut merasakan duka masyarakat Pasie Laweh. Yang terpenting sekarang adalah memastikan kebutuhan pengungsi terpenuhi dan memulihkan kondisi secepat mungkin,” ujar Anas.

Wali Nagari Periadinur menyampaikan apresiasi atas kepedulian PKN. Menurutnya, bantuan ini sangat membantu para pengungsi yang masih bergantung sepenuhnya pada suplai logistik. “Atas nama warga, kami berterima kasih. Bantuan ini sangat berarti di tengah cuaca yang masih tidak menentu,” katanya.

Setelah dari Pasie Laweh, rombongan bergerak menuju Kampung Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang. Kawasan ini juga mengalami kerusakan hebat akibat banjir bandang dan galodo. Air bah membawa material kayu dan lumpur yang menyebabkan lebih dari 200 KK terdampak, sementara sejumlah jembatan kecil, jalan lingkungan, dan rumah warga rusak berat.

Saat meninjau lokasi, Anas berdialog dengan warga yang tengah membersihkan rumah. Salah seorang ibu mengungkapkan bahwa bantuan logistik relatif stabil, terutama makanan dan makanan bayi, namun masih kekurangan peralatan kebersihan dan tenaga untuk mempercepat pemulihan. Warga juga mengeluhkan dugaan maraknya ilegal logging di daerah hulu yang mereka yakini memperparah banjir bandang.

“Ada aktivitas penebangan di hutan negara dan hutan masyarakat. Itu yang bikin air datang makin deras,” ujar salah seorang warga kepada Anas.

Menanggapi keluhan ini, Anas menegaskan pentingnya evaluasi menyeluruh terkait tata kelola hutan dan mitigasi bencana. Ia menilai pemerintah daerah perlu memastikan pengawasan hulu berjalan efektif agar banjir bandang tidak kembali terjadi. “Jika kerusakan di hulu tidak dihentikan, ancaman seperti ini akan terus berulang,” katanya.

Seperti di Pasie Laweh, PKN juga menyerahkan bantuan sembako, makanan bayi, dan kebutuhan dasar lainnya di Lubuk Minturun. Anas meminta struktur PKN Sumbar tetap memantau perkembangan kondisi warga dan memastikan koordinasi dengan pemerintah daerah tetap berjalan.

“Penanganan darurat harus cepat. Tapi yang lebih penting adalah menjaga warga agar tidak dibiarkan berjuang sendiri dalam situasi seperti ini,” tegasnya.

Dalam kunjungannya di dua titik tersebut, Anas menekankan bahwa kehadiran PKN bukan hanya sebatas seremonial, tetapi merupakan wujud komitmen partai terhadap solidaritas kemanusiaan. Ia meminta pemerintah, baik kabupaten maupun kota, mempercepat pendataan kerusakan dan kebutuhan mendesak masyarakat.

Dengan kondisi cuaca ekstrem yang masih berpotensi berlanjut, masyarakat di dua wilayah itu berharap langkah-langkah penanganan tidak berhenti pada kunjungan pejabat semata, tetapi berlanjut pada upaya konkret untuk memulihkan kehidupan warga dan mencegah terjadinya bencana serupa di masa mendatang.

(C8N)

#senyuman08

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini