Pendekatan Preventif Mitigasi Banjir Diperkuat, Komisi V DPR RI Pantau Batang Kuranji

Crew8 News

PADANG,- Pendekatan preventif dalam mitigasi banjir di Sumatera Barat terus diperkuat. Anggota Komisi V DPR RI, H. Zigo Rolanda, turun langsung memantau kondisi Sungai Batang Kuranji di kawasan Gunung Nago, Kecamatan Kuranji, hingga Batu Busuk, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Minggu (14/12/2025), di tengah hujan deras yang masih mengguyur wilayah tersebut.

Peninjauan lapangan dilakukan untuk memastikan penanganan pascabanjir bandang berjalan efektif sekaligus mencegah potensi banjir susulan. Sungai Batang Kuranji merupakan salah satu titik rawan yang sebelumnya terdampak cukup parah akibat banjir bandang, dengan kerusakan tebing sungai dan ancaman erosi lanjutan akibat tingginya debit air.

Dalam kegiatan tersebut, Zigo Rolanda didampingi Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat Iqra Chissa, anggota DPRD Kota Padang, serta jajaran Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V. Rombongan meninjau sejumlah titik sungai yang mengalami abrasi, pendangkalan, serta penyempitan alur yang berpotensi meningkatkan risiko luapan air saat hujan intensitas tinggi.

“Peninjauan ini dilakukan untuk melihat langsung kondisi lapangan pascabencana, mengevaluasi penanganan darurat yang sudah dilakukan, serta memastikan langkah-langkah mitigasi berjalan efektif dan tepat sasaran,” ujar Zigo di sela-sela peninjauan.

Berdasarkan hasil evaluasi lapangan dan rapat koordinasi bersama BWS Sumatera V, diputuskan adanya percepatan normalisasi Sungai Batang Kuranji. Mulai Senin (15/12/2025), penanganan diperkuat dengan penambahan dua unit alat berat serta pengadaan 100 unit bronjong untuk pengamanan tebing sungai guna mencegah pelebaran alur akibat terjangan arus.

Menurut Zigo, debit air sungai yang masih tinggi berpotensi terus menggerus tepi sungai jika tidak segera ditangani secara teknis. Karena itu, pemasangan bronjong dinilai penting sebagai langkah preventif untuk mengurangi risiko kerusakan lanjutan dan menjaga stabilitas alur sungai.

Sebelumnya, pada 13 Desember 2025, Komisi V DPR RI telah menggelar rapat koordinasi bersama Kepala BWS Sumatera V dan jajaran guna membahas rencana kerja penanganan Sungai Batang Kuranji di kawasan Gunung Nago dan Batu Busuk. Dalam rapat tersebut, disepakati bahwa seluruh pekerjaan lapangan berada dalam satu komando BWS Sumatera V agar pelaksanaan teknis berjalan lebih terarah dan efisien.

“Balai Wilayah Sungai memiliki kewenangan dan pemahaman teknis yang lengkap. Dengan satu komando, pekerjaan di lapangan diharapkan dapat berjalan lebih cepat, terukur, dan efektif,” kata Zigo.

Namun demikian, akibat hujan yang terus turun sepanjang Minggu dan meningkatnya debit air sungai, pekerjaan normalisasi terpaksa dihentikan sementara demi menjaga keselamatan para pekerja. Pengerjaan dipastikan akan kembali dilanjutkan setelah kondisi cuaca dan debit air memungkinkan.

Zigo menegaskan, Komisi V DPR RI akan terus melakukan pengawasan dan monitoring terhadap penanganan sungai-sungai rawan banjir di Sumatera Barat. Langkah ini merupakan bagian dari penguatan kebijakan mitigasi bencana yang menekankan pencegahan dan kesiapsiagaan, bukan hanya respons darurat.

“Kami akan terus mengawal agar seluruh proses penanganan berjalan sesuai rencana dan memberikan rasa aman bagi masyarakat yang bermukim di sekitar Sungai Batang Kuranji,” ujarnya.

Penanganan Sungai Batang Kuranji diharapkan menjadi bagian dari upaya terpadu pemerintah pusat dan daerah dalam mengurangi risiko bencana hidrometeorologi serta melindungi keselamatan warga di kawasan rawan banjir di Kota Padang.

(C8N)

#senyuman08

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini