Sinergi TNI–Pemda, Kompi Pertanian Yonif TP 834/WM Garap Lahan Jagung di Nagekeo

Crew8 News

NAGEKEO — Komitmen Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam mendukung program ketahanan pangan nasional kembali ditunjukkan melalui aksi nyata di daerah. Kompi Pertanian Yonif TP 834/WM melaksanakan penanaman perdana bibit jagung di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, sebagai bagian dari sinergi TNI dengan pemerintah daerah dalam memperkuat sektor pertanian.

Kegiatan penanaman perdana tersebut dipimpin oleh Wakil Komandan Batalyon (Wadanyon) Yonif TP 834/WM, Kapten Inf Rio Justin V, S.T.Han, dan dilaksanakan bersama Dinas Pertanian Kabupaten Nagekeo. Penanaman dilakukan di atas lahan seluas empat hektare yang sebelumnya telah dibuka dan disiapkan secara bertahap.

Program ini menjadi langkah awal Kompi Pertanian Yonif TP 834/WM dalam mendukung ketahanan pangan nasional yang dicanangkan pemerintah, sekaligus mendorong optimalisasi pemanfaatan lahan produktif di wilayah Nagekeo. Jagung dipilih sebagai komoditas strategis karena memiliki nilai ekonomi tinggi, adaptif terhadap kondisi lahan setempat, serta berperan penting dalam menjaga stabilitas pangan daerah.

Wadanyon Yonif TP 834/WM, Kapten Inf Rio Justin V, menyampaikan bahwa keterlibatan TNI melalui Kompi Pertanian merupakan wujud komitmen institusi dalam membantu masyarakat dan pemerintah daerah, khususnya di sektor pangan. Menurutnya, TNI tidak hanya hadir dalam tugas pertahanan, tetapi juga berperan aktif dalam pembangunan nasional.

Melalui kegiatan ini, TNI hadir secara langsung untuk mendukung ketahanan pangan, meningkatkan produktivitas pertanian, serta membantu pemanfaatan lahan agar lebih optimal dan berkelanjutan,” ujar Kapten Rio di sela kegiatan penanaman.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar program pertanian dapat berjalan efektif. Kehadiran Dinas Pertanian Kabupaten Nagekeo dinilai sangat strategis, terutama dalam memberikan pendampingan teknis mulai dari tahap penanaman, perawatan, hingga masa panen.

Pendampingan dari Dinas Pertanian menjadi kunci agar proses budidaya jagung ini berjalan sesuai standar dan mampu menghasilkan panen yang maksimal,” tambahnya.

Sementara itu, sinergi antara Yonif TP 834/WM dan Dinas Pertanian Kabupaten Nagekeo diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi model kolaborasi dalam pembangunan pertanian di daerah. Program ini juga diharapkan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya petani dan masyarakat sekitar lokasi kegiatan.

Dengan terlaksananya penanaman perdana bibit jagung di lahan seluas empat hektare tersebut, TNI melalui Kompi Pertanian Yonif TP 834/WM menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Diharapkan, hasil panen ke depan tidak hanya memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga berkontribusi pada penguatan cadangan pangan di wilayah Nusa Tenggara Timur.

Semoga penanaman jagung ini menghasilkan panen yang optimal dan mampu memperkuat ketahanan pangan, khususnya di Kabupaten Nagekeo,” tutup Kapten Rio.

(C8N)

#senyuman08

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini