Sudah Lama Hilang, Warga Solok Belum Ditemukan, Keluarga Gusar

Crew8 News

Solok — Seorang warga Kabupaten Solok bernama Naharudin dilaporkan hilang setelah pergi mencari durian di kawasan perbukitan Batu Bajanjang, Kabupaten Solok. Hingga lebih dari sepekan sejak dilaporkan, keberadaan korban belum diketahui, sementara keluarga mengaku gusar karena belum adanya kejelasan status penanganan dari pihak kepolisian maupun pemerintah setempat.
Laporan orang hilang tersebut tercatat secara resmi di Polres Solok dengan Nomor SKOH/01/XII/2025/SPKT Polres Solok/Polda Sumbar, tertanggal 28 Desember 2025.

Laporan diajukan oleh anak kandung korban setelah upaya pencarian mandiri tidak membuahkan hasil.
Berdasarkan keterangan dalam laporan kepolisian, peristiwa bermula pada Senin, 22 Desember 2025 sekitar pukul 20.00 WIB. Saat itu, Naharudin pergi ke kebun duriannya di kawasan Batu Bajanjang bersama dua orang yang dikenalnya. Setibanya di pondok kebun, korban bertemu dengan seorang kerabatnya.

Tak lama kemudian, korban diajak kembali masuk ke kebun untuk mencari durian di lokasi lain. Dua orang yang sebelumnya bersama korban memilih tidak ikut dan tetap menunggu di pondok kebun. Beberapa jam kemudian, kerabat korban kembali ke pondok seorang diri, sementara Naharudin tidak kembali bersamanya.
Hingga keesokan harinya korban tak kunjung muncul. Dua orang yang menunggu di pondok sempat menanyakan keberadaan korban, dan disebut mendapat jawaban bahwa korban masih berada di kebun. Namun hingga sore hari korban tidak kembali dan sejak saat itu keberadaannya tidak diketahui.

Pihak keluarga bersama masyarakat sekitar dan aparat nagari telah melakukan pencarian secara swadaya di area kebun dan perbukitan yang dikenal cukup terjal dan lebat. Namun pencarian tersebut tidak membuahkan hasil signifikan, sehingga keluarga memutuskan melaporkan kejadian ini secara resmi ke Polres Solok.

Berdasarkan dokumen Laporan Orang Hilang yang diterbitkan Polres Solok, dijelaskan bahwa korban terakhir kali terlihat saat berada di kebun durian. Namun hingga kini, belum ada kejelasan resmi dari kepolisian terkait status penanganan perkara tersebut, apakah masih dikategorikan sebagai orang hilang, telah masuk tahap penyelidikan, atau akan dilakukan upaya pencarian lanjutan secara terkoordinasi.

Keluarga korban berharap Polres Solok dapat memperluas radius pencarian, melakukan pendalaman terhadap keterangan pihak-pihak yang terakhir bersama korban, serta berkoordinasi dengan unsur TNI, BPBD, dan relawan untuk menyisir kawasan hutan dan perbukitan Batu Bajanjang yang dinilai rawan.
Selain itu, keluarga juga menilai penting adanya pendalaman kronologis secara menyeluruh, mengingat terdapat rentang waktu cukup panjang sejak korban terakhir terlihat hingga dinyatakan hilang.

Upaya konfirmasi telah dilakukan redaksi kepada Kasat Reskrim Polres Solok terkait perkembangan penanganan kasus ini. Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan atau keterangan resmi yang diberikan.
Sikap serupa juga ditunjukkan oleh pemerintahan Wali Nagari Batu Bajanjang. Saat dikonfirmasi terkait peran pemerintah nagari dalam pencarian maupun koordinasi dengan aparat keamanan, pihak nagari belum memberikan jawaban.

Ketiadaan informasi resmi dari aparat penegak hukum maupun pemerintah setempat membuat keluarga korban semakin resah. Mereka berharap negara hadir secara nyata dalam memberikan kepastian, baik terkait upaya pencarian lanjutan maupun kejelasan arah penanganan kasus ini.
Hingga berita ini diturunkan, Naharudin masih dinyatakan belum ditemukan, dan masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan korban diimbau untuk segera melapor ke aparat kepolisian terdekat.

(C8N)

#senyuman08

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini