Menko Polkam Temui 244 Keluarga Pengungsi di Agam, TNI Bergerak Bangun Hunian Sementara

Crew8 News

Agam, Sumatera Barat — Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) RI Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Kamis (8/1/2026). Dalam kunjungan tersebut, Menko Polkam menemui langsung 244 keluarga pengungsi korban bencana sekaligus meninjau pembangunan hunian sementara (huntara) yang dikerjakan oleh prajurit TNI.
Kunjungan dipusatkan di Posko Utama pengungsian yang berlokasi di SDN 05 Kayu Pasak, Kecamatan Palembayan. Ratusan warga masih bertahan di lokasi tersebut akibat rumah mereka rusak dan tidak dapat dihuni pascabencana alam yang melanda wilayah Agam.

Di hadapan para pengungsi, Menko Polkam menyampaikan empati dan penguatan moril. Ia juga menyampaikan salam dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, kepada masyarakat yang terdampak musibah.
“Jangan lupa kita selalu berdoa dalam keadaan seperti ini, semoga Allah memudahkan apa yang kita hadapi. Saya juga menyampaikan salam dari Bapak Presiden Prabowo Subianto untuk masyarakat di sini,” ujar Djamari.

Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Agam, jumlah pengungsi di Posko Utama SDN 05 Kayu Pasak mencapai 244 kepala keluarga. Untuk mendukung pemulihan pascabencana, pemerintah bersama TNI saat ini tengah membangun sebanyak 117 unit hunian sementara di lokasi yang berdekatan dengan area pengungsian.
Pembangunan hunian sementara tersebut dikerjakan oleh personel TNI dengan pendampingan tenaga ahli di bidang teknik sipil. Hunian sementara ini disiapkan sebagai tempat tinggal yang lebih layak dan aman bagi warga, sambil menunggu proses rehabilitasi dan rekonstruksi hunian permanen.

Menko Polkam menyampaikan bahwa kehadirannya di Kabupaten Agam tidak hanya untuk melihat langsung kondisi warga terdampak bencana, tetapi juga untuk memberikan apresiasi kepada para prajurit TNI yang terlibat aktif dalam pembangunan hunian sementara.
“Saya datang ke sini bukan hanya untuk melihat warga yang terkena musibah, tetapi juga untuk bertemu dengan para prajurit yang bekerja tanpa mengenal lelah. Ini adalah peluang bagi kita sebagai prajurit untuk mengabdikan diri kepada bangsa,” kata Djamari saat memberikan arahan kepada ratusan prajurit TNI di lokasi pembangunan.

Ia menegaskan bahwa keterlibatan TNI dalam penanganan bencana merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Menurutnya, tugas tersebut tidak boleh dipandang sebagai pekerjaan semata, melainkan sebagai bentuk pengabdian kepada negara dan masyarakat.
“Jangan kalian anggap ini hanya pekerjaan kasar. Ini bukti bahwa prajurit tidak pernah mengenal rasa lelah dan capek demi masyarakat dan bangsa. Saya sangat bangga melihat kalian mau menggunakan tenaga untuk kepentingan rakyat, walaupun mungkin ada di antara kalian yang keluarganya juga terkena musibah,” ujarnya.

Selain memberikan motivasi, Menko Polkam juga menyerahkan tambahan bantuan material, baik untuk para pengungsi maupun untuk mendukung kebutuhan personel TNI yang bertugas di lapangan.
Dalam kunjungan kerja ini, Menko Polkam didampingi sejumlah pejabat Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, antara lain Sekretaris Kemenko Polkam Letjen TNI Mochammad Hasan, Deputi I, III, IV, dan V Kemenko Polkam, serta Staf Khusus Menko Polkam.
Turut mendampingi pula Panglima Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol Mayjen TNI Arief Gajah Mada, Wakil Bupati Agam Muhammad Iqbal, serta Komandan Kodim 0304/Agam Letkol Inf Slamet Dwi Santoso.

Pemerintah berharap pembangunan hunian sementara dapat segera rampung sehingga para pengungsi dapat menempati tempat tinggal yang lebih layak, aman, dan bermartabat, sembari menunggu proses pemulihan dan pembangunan kembali secara menyeluruh pascabencana.

(C8N)

#senyuman08

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini