Rendang Jadi Salah Satu Variasi Menu MBG, SPPG Huller Mama Raya Sejalan Arahan Badan Gizi Nasional

Crew8 News

Gunung Talang ,- Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dikelola Yayasan Huller Mama Raya memasukkan rendang sebagai salah satu menu dalam rangkaian Program Makan Bergizi (MBG) bagi pelajar di Kecamatan Gunung Talang. Menu tersebut disiapkan melalui pemotongan satu ekor sapi di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) yang terpantau dalam proses penyediaan bahan baku.

Rendang disajikan bukan sebagai menu harian, melainkan bagian dari rotasi menu MBG yang bertujuan menjaga variasi makanan, mencegah kejenuhan selera makan, serta memastikan kecukupan gizi bagi penerima manfaat. Kebijakan variasi menu ini disebut sejalan dengan arahan Badan Gizi Nasional (BGN) yang mendorong diversifikasi pangan dalam pelaksanaan MBG.

Menu MBG tersebut disalurkan kepada siswa SMA Negeri 1 Gunung Talang, SMP Negeri 2 Gunung Talang, dan SMK Negeri 1 Talang. Dapur SPPG Huller Mama Raya berlokasi di Jalan Baru By Pass Cupak, dengan pengelolaan dapur dilakukan oleh tim khusus yang bekerja sesuai standar kebersihan dan keamanan pangan. Saat pendistribusian, para siswa tampak menyantap makanan dengan tertib dan lahap.

Kepala SPPG Huller Mama Raya, Rizky Febrian Dellas, SH, menjelaskan bahwa penyusunan menu MBG dilakukan secara bergilir dengan memperhatikan keseimbangan gizi dan keberagaman bahan pangan.

“Rendang ini hanya salah satu dari sekian banyak menu MBG yang kami siapkan. Prinsip kami adalah variasi agar anak-anak tidak jenuh. Penyusunan menu ini juga sejalan dengan arahan Badan Gizi Nasional yang menekankan diversifikasi pangan dan pemenuhan gizi seimbang,” ujar Rizky.


Ia menambahkan bahwa pemilihan menu tidak dilakukan sepihak, melainkan melalui evaluasi internal yang melibatkan pengelola dapur dan yayasan, termasuk mempertimbangkan masukan dari penerima manfaat.

“Masukan dari siswa kami tampung, lalu kami kaji bersama tim dapur dan yayasan. Selama sesuai standar gizi dan keamanan pangan, tentu bisa kami realisasikan,” tambahnya.

Rudi desbrian PIC yayasan huller mama raya, mengatakan proses pengolahan rendang dilakukan dengan pengawasan ketat, mulai dari pemilihan bahan baku hingga penyajian.

“Bahan baku daging sapi berasal dari RPH resmi. Proses memasak dilakukan oleh karyawan dapur yang berpengalaman. Kami pastikan kebersihan, kematangan, dan nilai gizinya tetap terjaga,” kata Rudi.

Menurut Rudi, rendang disajikan sebagai menu selingan di antara menu lain seperti olahan ayam, ikan, telur, sayuran, serta sumber karbohidrat yang disusun secara bergilir sesuai panduan MBG.

Sementara itu, perwakilan Yayasan Huller Mama Raya, Afdal Eka Putra, menegaskan bahwa keberhasilan Program MBG merupakan hasil kerja sama dan komitmen bersama antara pengelola yayasan, SPPG, dan seluruh karyawan dapur.

“Kami berkomitmen bersama untuk memberikan yang terbaik dalam pelayanan satuan pemenuhan gizi. Mulai dari perencanaan menu, pengolahan makanan, hingga distribusi ke sekolah, semuanya kami jalankan secara terkoordinasi dan sejalan dengan arahan Badan Gizi Nasional,” ujar Afdal.

Respons positif juga disampaikan oleh para siswa penerima manfaat. Seorang siswa SMA Negeri 1 Gunung Talang mengaku senang dengan variasi menu MBG.

“Kalau menunya berganti-ganti, kami tidak bosan. Waktu dapat rendang rasanya enak dan bikin semangat makan,” katanya.

SPPG Huller Mama Raya menyatakan akan terus melakukan evaluasi berkala terhadap menu dan pola pelayanan MBG. Evaluasi dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program tetap sesuai standar, berkelanjutan, dan benar-benar mendukung pemenuhan gizi pelajar sebagaimana diarahkan oleh Badan Gizi Nasional, dan salam dari penerima manfaat untuk presiden Republik Indonesia bapak Prabowo Subianto di akhir penyampaian nya.

(C8N)

#senyuman08

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini