Crew8 News
Solok,- Perum Bulog Kantor Cabang Solok membuka peluang kemitraan usaha pangan dengan kelembagaan desa melalui kerja sama Gerai, distribusi dan produksi bersama GP Ansor Kabupaten Solok dengan BUMA (Badan Usaha Milik Anshor) nya dan Gapoktan Cupak Sepakat. Penjajakan kolaborasi tersebut mengemuka dalam pertemuan silaturahmi di kantor Bulog Solok, pekan ini kamis (12/2)
Pengurus GP Ansor dan Gapoktan Cupak diterima langsung oleh Pimpinan Cabang Perum Bulog Solok, Hendra Kurniawan, didampingi Asisten Manajer Bisnis Musri Edi.
Pertemuan berlangsung cair dengan pembahasan utama penguatan jaringan distribusi pangan pokok serta peluang kerja sama pengadaan hasil produksi petani.
Hendra Kurniawan menyambut baik inisiatif kedua lembaga tersebut. Menurutnya, kemitraan dengan kelompok tani, koperasi, dan organisasi kemasyarakatan menjadi strategi Bulog dalam memperluas jangkauan layanan pangan hingga ke tingkat nagari dan desa.
“Kami terbuka terhadap kolaborasi dengan Gapoktan, koperasi, maupun organisasi masyarakat seperti GP Ansor. Bulog tidak bisa bekerja sendiri. Jaringan lokal sangat penting untuk mempercepat distribusi dan menjaga stabilitas pasokan serta harga pangan,” ujar Hendra.
Ia menjelaskan, wilayah kerja Bulog Solok meliputi Solok Raya, Sijunjung, Dharmasraya, dan Tanah Datar. Karena itu, dukungan mitra di tingkat desa dinilai krusial untuk memastikan ketersediaan pangan merata dan mudah dijangkau masyarakat.
Menurutnya, semangat kemitraan tersebut sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian dan Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang mendorong penguatan cadangan pangan pemerintah serta distribusi berbasis kelembagaan lokal.
Dalam diskusi, Bulog juga memaparkan klasifikasi beras premium dan medium.
Hendra menyebut beras Solok memiliki karakteristik khusus dibandingkan daerah lain.
“Varietas beras Solok masuk kategori beras khusus. Dari sisi rasa dan kualitas memang punya kekhasan tersendiri. Ini potensi besar untuk dikembangkan bersama petani dan Gapoktan,” katanya.
Sementara itu, Asisten Manajer Bisnis Bulog Solok Musri Edi menambahkan, pola kerja sama yang ditawarkan mencakup pengadaan gabah atau beras dari petani, penggilingan, penyimpanan, hingga distribusi komoditas Bulog seperti beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), minyak goreng, dan gula.
“Kami ingin mitra tidak hanya menjadi penyalur, tetapi juga terlibat di sisi produksi. Dengan begitu rantai pasok dari petani sampai konsumen bisa lebih pendek, efisien, dan memberi nilai tambah bagi petani,” ujarnya.
Gapoktan Cupak dipimpin Ketua Sukasno, sedangkan GP Ansor Kabupaten Solok diwakili Riki Rizo Namzah. Keduanya menyatakan kesiapan membangun kemitraan jangka panjang guna mendukung ketahanan pangan daerah sekaligus membuka peluang usaha bagi anggota.
Sebelumnya, pola kemitraan serupa telah dilakukan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Koto Gadang Guguak yang bekerja sama dengan Bulog melalui pembukaan Gerai MinyakKita sebagai bagian dari distribusi pangan bersubsidi di tingkat nagari. Pertemuan tersebut ditutup dengan kesepahaman awal untuk menindaklanjuti kerja sama teknis di bidang distribusi dan produksi pangan, sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.
(C8N)
#senyuman08






