Crew8 News
DHARMASRAYA — Pemerintah Kabupaten Dharmasraya kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Kabupaten Dharmasraya menerima Upakarya Wanua Nugraha, penghargaan bergengsi dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDT) bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), sebagai bentuk apresiasi kepada kepala daerah yang dinilai berhasil membina dan mengembangkan desa serta kelurahan hingga berprestasi secara nasional.
Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas komitmen dan konsistensi Pemerintah Kabupaten Dharmasraya di bawah kepemimpinan Bupati Annisa Suci Ramaadhani dalam mendorong tata kelola pemerintahan desa yang baik, partisipatif, dan berorientasi pada penguatan ekonomi rakyat.
“Alhamdulillah, penghargaan ini bukan hanya untuk pemerintah daerah, tetapi untuk seluruh wali nagari, perangkat nagari, dan masyarakat Dharmasraya yang bersama-sama membangun desa,” ujar Bupati Annisa Suci dalam keterangannya, pekan ini.
Bupati Annisa menegaskan bahwa pembangunan desa merupakan fondasi utama pembangunan nasional, sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang menekankan bahwa ekonomi Indonesia harus dibangun dari desa.
Menurutnya, desa harus menjadi pusat produksi, pusat inovasi, dan penggerak utama ekonomi mandiri berbasis potensi lokal.
“Desa tidak boleh hanya menjadi objek pembangunan, tetapi subjek utama. Ketika desa kuat, ekonomi daerah kuat, dan pada akhirnya ekonomi nasional juga akan kokoh,” tegasnya.
Dalam rangkaian penghargaan tersebut, Wali Nagari Sungai Duo, Kecamatan Sitiung, Amuran, juga meraih penghargaan Tata Kelola Pemerintahan Terbaik Tingkat Nasional. Prestasi ini dinilai sebagai bukti nyata keberhasilan pembinaan pemerintah daerah terhadap nagari dalam menerapkan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan pelayanan publik yang efektif.
Bupati Annisa Suci Ramadhani menyampaikan apresiasi khusus kepada Wali Nagari Sungai Duo beserta seluruh perangkat nagari dan masyarakat yang telah menunjukkan kinerja dan inovasi dalam tata kelola pemerintahan nagari.
“Penghargaan yang diterima Wali Nagari Sungai Duo menjadi contoh bahwa nagari di Dharmasraya mampu bersaing dan berprestasi di tingkat nasional. Ini adalah motivasi bagi seluruh nagari lainnya,” kata Annisa.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya menegaskan komitmennya untuk terus memajukan ekonomi nagari, memperkuat ketahanan pangan, serta mendorong desa-desa agar menjadi sentra produksi pertanian, perkebunan, UMKM, dan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.
Menurut Annisa, penguatan ketahanan pangan nagari menjadi prioritas strategis, tidak hanya untuk menjaga stabilitas ekonomi masyarakat, tetapi juga sebagai kontribusi nyata Dharmasraya terhadap ketahanan pangan nasional.
“Tugas kami ke depan adalah memastikan seluruh nagari di Dharmasraya tumbuh mandiri secara ekonomi, kuat secara pangan, dan berdaya saing. Inilah wujud nyata membangun Indonesia dari desa,” pungkasnya.
Penghargaan Upakarya Wanua Nugraha ini diharapkan menjadi momentum untuk mempercepat transformasi pembangunan nagari di Dharmasraya menuju desa maju, mandiri, dan berkelanjutan.
(C8N)
#senyuman08






