Kepala Bappeda Solok Bantah Tuduhan Terkait Tapping Box, Tegaskan Hanya Evaluasi Sistem

Crew8 News

SOLOK 11/4 – Kepala Bapenda Kabupaten Solok, Hendriyanto, SE, membantah informasi yang beredar terkait dugaan kecurangan penggunaan tapping box pajak di salah satu rumah makan di Kabupaten Solok.

Ia menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menyampaikan pernyataan sebagaimana yang berkembang di sejumlah pemberitaan, termasuk yang mengaitkan persoalan tersebut dengan anggota DPRD, partai politik, maupun hubungan keluarga pejabat daerah.

Saya tidak pernah menyatakan seperti informasi yang beredar. Ini kemudian dikait-kaitkan dengan anggota DPRD, partai politik, bahkan hubungan keluarga, itu sudah terlalu melebar dari substansi yang sebenarnya,” ujar Hendriyanto saat dikonfirmasi via WA.

Menurutnya, pemasangan tapping box di sejumlah rumah makan, termasuk Rumah Makan Bebek Saung, saat ini masih dalam tahap uji coba sebagai bagian dari proses evaluasi sistem digitalisasi pajak daerah.

Substansinya adalah tapping box yang baru diuji coba di beberapa restoran, termasuk Bebek Saung. Ini tidak lebih dalam rangka evaluasi sistem dan aplikasi yang akan diterapkan. Tidak ada hal lain di luar itu,” tegasnya.

Lebih lanjut, Hendriyanto menjelaskan bahwa evaluasi tersebut mencakup aspek teknis perangkat serta integrasi sistem aplikasi dengan mekanisme pencatatan transaksi di tingkat pelaku usaha.

Ia juga menyampaikan bahwa ke depan, pemerintah daerah akan memperkuat sistem monitoring transaksi dengan menggandeng Bank Nagari Cabang Solok melalui pengembangan aplikasi OTM SmartGov atau Online Transaksi Monitoring.

Untuk monitoring terhadap aplikasi yang dipakai, kita akan bekerja sama dengan Bank Nagari Cabang Solok dalam bentuk aplikasi OTM SmartGov atau Online Transaksi Monitoring,” jelasnya.

Menurutnya, kerja sama tersebut diharapkan dapat meningkatkan akurasi data transaksi sekaligus memperkuat sistem pengawasan pajak daerah secara real time.

Hendriyanto juga menyayangkan munculnya opini yang berkembang di luar konteks, terlebih jika telah mengarah pada isu politis yang dinilai tidak relevan dengan tujuan utama program.

Kalau ada opini yang berkembang dan keluar dari konteks, apalagi menyasar ke ranah politis, tentu sangat disayangkan. Ini murni evaluasi, pembenahan, dan optimalisasi sistem,” ungkapnya.

Sebagai informasi, tapping box merupakan alat perekam transaksi yang terintegrasi dengan sistem kasir dan digunakan untuk mendukung transparansi pelaporan pajak daerah, khususnya pada sektor usaha seperti restoran dan hotel.

Pemerintah Kabupaten Solok melalui Bapenda saat ini tengah mendorong penerapan sistem tersebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan akurasi data serta optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), dengan tetap mengedepankan pendekatan pembinaan dan penyempurnaan sistem di tahap awal implementasi.

(C8N)

#senyuman08

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini