Koperasi Produsen Tigo Lurah Mandiri Solok Ucapkan Selamat kepada H. Mulyadi, Siap Perkuat Barisan Koperasi Tambang Rakyat

Crew8 News/ Tanah Datar ,- Ketua Koperasi Produsen Tigo Lurah Mandiri, Muhammad Nur Usman, menyampaikan ucapan selamat atas amanah yang diterima H. Mulyadi sebagai Ketua Umum Induk Koperasi Migas dan Tambang Rakyat (INKOMITRA). Dukungan tersebut disertai komitmen untuk memperkuat konsolidasi koperasi tambang rakyat, khususnya di Kabupaten Solok dan Sumatera Barat.

Menurut Usman, kehadiran INKOMITRA menjadi momentum penting bagi gerakan koperasi tambang rakyat untuk naik kelas, lebih tertata secara kelembagaan, serta memiliki posisi tawar yang lebih kuat di hadapan pemerintah maupun pemangku kepentingan.

M. Nur Usman selaku Ketua Koperasi Produsen Tigo Lurah Mandiri menyampaikan

“Kami dari IKTN Koperasi Produsen Tigo Lurah Mandiri Kabupaten Solok mengucapkan selamat kepada Bapak H. Mulyadi atas amanah sebagai Ketua Umum INKOMITRA. Semoga kepemimpinan beliau mampu menyatukan seluruh kekuatan koperasi tambang rakyat dalam satu barisan yang solid,” ujar M. Nur Usman, Sabtu (31/01).

Ia menilai selama ini banyak koperasi tambang rakyat berjalan sendiri-sendiri dengan keterbatasan akses perizinan, pembinaan, hingga pendampingan teknis. Dengan adanya induk organisasi, koordinasi dinilai akan lebih terarah, sekaligus membuka ruang dialog yang lebih konstruktif dengan pemerintah.

“Selama ini kita bergerak parsial. Dengan INKOMITRA, kita punya rumah besar bersama. Aspirasi penambang rakyat bisa diperjuangkan secara kolektif, bukan lagi sendiri-sendiri,” katanya.

M. Nur Usman menegaskan koperasi merupakan instrumen penting untuk memastikan aktivitas tambang rakyat berjalan sesuai aturan, tidak lagi dicap ilegal, serta memberi manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar. Menurutnya, legalitas dan tata kelola menjadi kunci agar pertambangan rakyat tidak dipersepsikan negatif.

“Kalau dikelola melalui koperasi, semuanya lebih tertib. Ada manajemen, ada pengawasan, dan ada tanggung jawab bersama. Ini yang akan mengubah wajah tambang rakyat menjadi lebih profesional,” tegasnya.

Senada dengan itu, Afrizal Sekretaris Koperasi Produsen Tigo Lurah Mandiri turut menekankan pentingnya penguatan organisasi dan pembinaan internal agar koperasi mampu menjadi jembatan antara penambang dan pemerintah.

“Kami melihat INKOMITRA sebagai wadah strategis untuk memperkuat tata kelola. Dengan organisasi yang rapi, administrasi yang tertib, dan pendampingan yang berkelanjutan, koperasi tambang rakyat akan lebih dipercaya oleh negara maupun investor,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberadaan induk koperasi akan memudahkan standardisasi praktik pertambangan yang aman, legal, serta ramah lingkungan.

“Penambang rakyat tidak bisa lagi bekerja sendiri-sendiri. Harus ada standar operasional, keselamatan kerja, dan pengelolaan lingkungan yang jelas. Lewat koperasi, semua itu bisa diterapkan bersama,” katanya.

Lebih lanjut, jajaran pengurus IKTN Koperasi Produsen Tigo Lurah Mandiri menyatakan dukungan terhadap arah kebijakan nasional pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, khususnya agenda Asta Cita yang menekankan penguatan ekonomi kerakyatan, kemandirian sumber daya alam, serta pemerataan kesejahteraan.

“Kami siap mendukung penuh Asta Cita Presiden Prabowo. Tambang rakyat harus menjadi kekuatan ekonomi masyarakat desa. Kalau dikelola baik, dampaknya besar untuk lapangan kerja dan kesejahteraan warga,” kata Afrizal.

Ia juga menyoroti pentingnya komitmen lingkungan dalam praktik pertambangan rakyat. Kesadaran penambang, menurutnya, kini terus meningkat, termasuk dalam hal reklamasi lahan, pengelolaan limbah, dan keselamatan kerja.

“Kawan-kawan penambang sekarang sudah jauh lebih sadar. Kami mulai menerapkan penambangan yang lebih ramah lingkungan, memperhatikan bekas galian, dan menjaga kawasan sekitar. Kami ingin membuktikan bahwa penambang rakyat juga bisa menjadi penjaga alam,” tambahnya.

Pengurus berharap di bawah kepemimpinan H. Mulyadi, INKOMITRA dapat menghadirkan program pembinaan, pelatihan, serta pendampingan teknis agar koperasi-koperasi daerah semakin profesional dan berkelanjutan.

“Harapan kami sederhana, tambang rakyat diakui, dilindungi, dan dibina. Dengan begitu, masyarakat bisa bekerja dengan tenang, tanpa stigma dan tanpa konflik,” tutupnya.

(C8N)

#senyuman08

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini