Crew8 News
Padang – Peradi Run 2025 berlangsung sukses dan meriah di kawasan Kota Tua Padang, tepatnya di tepian Batang Arau, Minggu (28/12/2025). Kegiatan ini menjadi simbol kebangkitan Sumatera Barat pascabencana sekaligus penggerak sport tourism dan ekonomi masyarakat.
Seremoni pelepasan pelari dimulai sekitar pukul 06.15 WIB, diawali doa bersama untuk para korban bencana Sumatera Barat 2025, dilanjutkan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan sambutan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah.
Dalam sambutannya, Gubernur Mahyeldi menegaskan bahwa masyarakat Sumatera Barat harus bangkit dan tidak larut dalam kesedihan pascabencana. Menurutnya, Peradi Run 2025 menjadi salah satu tonggak penting pemulihan sosial dan ekonomi daerah.
“Peradi Run 2025 bukan sekadar olahraga, tetapi menggerakkan pariwisata, ekonomi, dan semangat sosial untuk saling membantu warga Sumatera Barat,” ujar Mahyeldi.
Pelepasan (flag off) kategori 10K dilakukan sekitar pukul 06.30 WIB, disusul kategori 5K lima belas menit kemudian. Pelepasan dilakukan secara bersama oleh Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, Wali Kota Padang Fadly Amran, Ketua Umum KONI Sumbar Hamdanus, Ketua DPC Peradi Padang Miko Kamal, serta Ketua Pelaksana Peradi Run 2025 Usman Jambak.
Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya Peradi Run 2025 yang dinilainya memberi dampak nyata bagi kota Padang. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Padang berkomitmen mendukung kegiatan-kegiatan yang berdampak langsung pada pergerakan ekonomi masyarakat.
“Event seperti Peradi Run ini sangat positif. Ke depan, kami mendorong agar Peradi Run dibuat lebih besar dengan skala nasional, mengundang advokat dari seluruh Indonesia berkumpul di Padang. Insyaallah Pemko Padang akan mendukung setiap kegiatan yang meninggalkan dampak ekonomi bagi masyarakat,” kata Fadly Amran.
Ketua DPC Peradi Padang Miko Kamal yang didampingi Sekretaris DPC Peradi Padang Mevrizal menyampaikan bahwa sekitar 1.000 orang memadati kawasan Kota Tua Padang, terdiri dari pelari, penikmat kuliner, serta peserta donor darah.
Ratusan pelari berasal dari berbagai komunitas dan daerah. Tercatat sebanyak 553 pelari mengikuti kategori 5K dan 207 pelari mengikuti kategori 10K. Peserta tidak hanya berasal dari Sumatera Barat, tetapi juga dari provinsi tetangga seperti Riau.
Ketua Pelaksana Peradi Run 2025 Usman Jambak menjelaskan bahwa Peradi Run 2025 tidak hanya mengusung konsep olahraga, tetapi juga kepedulian sosial. Salah satunya melalui kegiatan donor darah yang melibatkan advokat anggota Peradi dan masyarakat umum, bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Padang.
Sementara itu, Ketua DPC Peradi Padang Miko Kamal menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kesuksesan Peradi Run 2025.
“Terima kasih kepada Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi, Wali Kota Padang Fadly Amran, Ketua KONI Sumbar Hamdanus, para sponsor, serta Karambia Runners sebagai event organizer yang telah bekerja maksimal sehingga Peradi Run 2025 berjalan sukses,” ujar Miko.
Ia menegaskan bahwa Peradi Run akan dijadikan agenda tahunan dan terus ditingkatkan dari sisi kualitas maupun jumlah peserta. Bahkan, Peradi telah menetapkan rencana pelaksanaan Peradi Run berikutnya.
“Insyaallah tahun depan Peradi Run akan digelar pada 20 Desember 2026, sehari sebelum peringatan Hari Lahir Peradi pada 21 Desember. Kami berharap event ini semakin besar dan memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat,” tutup Miko Kamal.
(C8N)
#senyuman08






