Crew8 News
LUWU – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menggelar kegiatan Sekolah Kader Perubahan yang dirangkaikan dengan sosialisasi pendidikan politik bagi masyarakat di Gedung Olahraga Kecamatan Suli Barat, Kabupaten Luwu, Selasa (13/1/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda PKB dalam memperkuat pemahaman politik masyarakat di daerah pemilihan Suli–Suli Barat.
Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Sukardi S.Sn, anggota DPRD Kabupaten Luwu dari Dapil Suli–Suli Barat. Melalui kegiatan ini, PKB berupaya menghadirkan ruang pembelajaran politik yang terbuka, terstruktur, dan dapat diakses oleh berbagai lapisan masyarakat, khususnya generasi muda.
Sekolah Kader Perubahan merupakan program pendidikan politik PKB yang bertujuan meningkatkan kapasitas kader dan masyarakat agar memiliki pemahaman yang lebih baik terhadap sistem demokrasi, peran partai politik, serta hak dan kewajiban warga negara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Program ini juga diarahkan untuk mencetak kader-kader perubahan yang memiliki integritas, kepedulian sosial, dan komitmen terhadap kepentingan publik.
Dalam sambutannya, Sukardi S.Sn menekankan pentingnya pendidikan politik sebagai fondasi utama dalam membangun masyarakat yang sadar dan berdaulat secara politik. Menurutnya, rendahnya literasi politik dapat berdampak pada lemahnya partisipasi masyarakat dalam proses demokrasi.
“Pendidikan politik ini sangat penting, terutama bagi masyarakat dan generasi muda. Dengan pemahaman politik yang baik, masyarakat tidak mudah terpengaruh dan mampu menentukan pilihan secara mandiri dan bertanggung jawab,” ujar Sukardi.
Ia menjelaskan, pemuda memiliki peran strategis dalam menentukan arah pembangunan dan masa depan daerah. Oleh karena itu, pemuda perlu dibekali pengetahuan politik yang memadai agar dapat berpartisipasi aktif dan konstruktif dalam proses demokrasi, baik di tingkat lokal maupun nasional.
Sukardi juga menyampaikan bahwa PKB berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan-kegiatan edukatif, bukan hanya menjelang momentum pemilu, tetapi secara berkelanjutan. Menurutnya, pendidikan politik harus menjadi proses jangka panjang agar demokrasi dapat tumbuh secara sehat.
“Kami ingin masyarakat memahami politik bukan sekadar urusan pemilu, tetapi sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari yang berkaitan langsung dengan kebijakan publik, kesejahteraan, dan masa depan daerah,” tambahnya.
Kegiatan Sekolah Kader Perubahan di Suli Barat diikuti oleh berbagai unsur masyarakat, mulai dari pemuda, tokoh masyarakat, hingga simpatisan dan kader PKB setempat. Para peserta mengikuti rangkaian materi yang membahas dasar-dasar politik, peran partai politik, serta pentingnya partisipasi aktif warga dalam proses pengambilan kebijakan.
Selain penyampaian materi, kegiatan ini juga diisi dengan diskusi dan dialog interaktif antara peserta dan narasumber. Forum tersebut dimanfaatkan peserta untuk menyampaikan pandangan, pertanyaan, serta aspirasi terkait kondisi sosial dan politik di wilayah Suli Barat.
Penyelenggaraan kegiatan di Gedung Olahraga Kecamatan Suli Barat dipilih untuk memberikan akses yang lebih luas kepada masyarakat. Panitia berharap lokasi tersebut dapat menjadi ruang publik yang mendorong partisipasi dan keterlibatan warga secara aktif.
Melalui Sekolah Kader Perubahan, PKB berharap dapat mendorong tumbuhnya kesadaran politik yang kritis, rasional, dan bertanggung jawab di tengah masyarakat. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya partai dalam memperkuat demokrasi di tingkat lokal melalui pendidikan politik yang inklusif dan berkelanjutan.
(Kabbirudin)
(C8N)
#senyuman08






