Safari Ramadan, Bupati Tekankan Literasi Informasi dan Dukung Penuh Program MBG

AROSUKA, Crew8 News — Bupati Solok, Jon Firman Pandu, mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dan kritis dalam menyikapi arus informasi yang beredar di media sosial maupun media massa. Pesan itu disampaikannya saat memimpin Tim Safari Ramadan I di Masjid Nurul Iman Taratak Tangah, Nagari Persiapan Sungai Nanam Selatan, Kecamatan Lembah Gumanti, Selasa (24/2/2026).

Menurutnya, ruang digital saat ini menjadi medan utama pertarungan informasi. Tidak sedikit kabar keliru hingga hoaks beredar dan berpotensi menyesatkan opini publik, terutama terkait kinerja serta program pemerintah, baik daerah maupun pusat.

Kalau ada informasi yang membuat ragu atau terasa tidak tepat, silakan dikonfirmasi dan cek kebenarannya terlebih dahulu. Jangan sampai kita terpengaruh isu yang tidak benar dan akhirnya merugikan kepentingan bersama,” ujarnya.

Ia menekankan literasi media sebagai kunci menjaga stabilitas sosial dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kebijakan pemerintah. Warga diminta tidak mudah terpancing narasi provokatif tanpa sumber yang jelas.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyoroti Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia mengajak masyarakat melihat program tersebut secara komprehensif, bukan sekadar bantuan makan gratis, tetapi sebagai investasi jangka panjang untuk kualitas sumber daya manusia.

Gizi anak-anak hari ini menentukan masa depan bangsa. Ini bukan hanya soal makan gratis, tapi tentang kualitas generasi ke depan,” katanya.

Menurutnya, MBG memberi dampak berlapis terhadap perekonomian lokal. Kebutuhan bahan pangan membuka ruang bagi petani, peternak, serta pelaku UMKM untuk terlibat dalam rantai pasok. Perputaran ekonomi nagari meningkat dan peluang kerja baru ikut tercipta.

Ia juga menyebut permintaan komoditas pangan dan hortikultura dari sentra produksi Solok terus naik, baik untuk kebutuhan domestik maupun daerah tetangga. Stabilitas harga dinilai memberi kepastian usaha bagi petani sehingga memotivasi peningkatan produksi.

Lebih jauh, Bupati menilai MBG merupakan bagian dari proyek strategis nasional pemerintah pusat di bawah kepemimpinan pak presiden Prabowo Subianto. Ia menyebut kebijakan tersebut sebagai gagasan besar dan terobosan yang menyasar langsung persoalan mendasar bangsa, yakni perbaikan gizi anak, peningkatan kualitas generasi masa depan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi rakyat melalui pemberdayaan sektor pangan lokal. Program itu dinilai selaras dengan visi pembangunan manusia Indonesia yang sehat, produktif, dan berdaya saing.

Pemerintah daerah memastikan pelayanan satuan penyedia pangan bergizi berjalan sesuai standar gizi. Sejumlah organisasi perangkat daerah diinstruksikan terus berkoordinasi guna menjaga mutu serta kualitas layanan bagi penerima manfaat.

Melalui Safari Ramadan, Pemkab berharap komunikasi langsung antara pemerintah dan masyarakat dapat memperkuat sinergi pembangunan sekaligus menangkal disinformasi di tengah masyarakat.

(C8N)

#senyuman08

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini