Crew8 News
Jakarta – Kabar baik bagi para pelaku sektor perkebunan kelapa sawit. Program Beasiswa SDM Sawit 2026 segera dibuka untuk pekebun, keluarga pekebun, karyawan atau pekerja, pengurus kelembagaan dan asosiasi pekebun sawit, serta aparatur sipil negara (ASN) dan penyuluh.
Program ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul dan profesional di sektor perkebunan kelapa sawit nasional.
Program Beasiswa SDM Sawit merupakan kolaborasi antara Direktorat Jenderal Perkebunan dan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit di bawah koordinasi Kementerian Pertanian. Program ini secara konsisten dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kualitas dan daya saing SDM perkebunan sawit Indonesia, mulai dari hulu hingga hilir.
Beasiswa ini diperuntukkan bagi berbagai kalangan yang memiliki keterkaitan langsung dengan sektor sawit. Tidak hanya bagi pekebun dan keluarga pekebun, kesempatan juga terbuka bagi karyawan perusahaan perkebunan, pengurus kelembagaan dan asosiasi pekebun, hingga ASN dan penyuluh yang bertugas mendampingi petani di lapangan.
Dengan cakupan sasaran yang luas, program ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas kelembagaan dan meningkatkan profesionalisme di seluruh rantai industri kelapa sawit.
Dalam pelaksanaannya, Beasiswa SDM Sawit mencakup pembiayaan pendidikan pada berbagai jenjang, baik pendidikan vokasi maupun akademik, sesuai dengan kebutuhan pengembangan sektor perkebunan. Peserta yang lolos seleksi akan mendapatkan dukungan pembiayaan pendidikan serta fasilitas pendukung lainnya sesuai ketentuan yang berlaku. Program ini juga menjadi bagian dari strategi nasional dalam meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan perkebunan sawit di tengah tantangan global, termasuk isu keberlanjutan, tata kelola, dan daya saing produk.
Selama beberapa tahun terakhir, program Beasiswa SDM Sawit telah melahirkan ribuan lulusan yang tersebar di berbagai wilayah sentra perkebunan. Para alumni diharapkan mampu menjadi agen perubahan, meningkatkan praktik budidaya yang baik, memperkuat manajemen usaha, serta mendorong penerapan standar keberlanjutan dalam pengelolaan kebun sawit.
Pemerintah menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu kunci utama dalam menjaga posisi Indonesia sebagai produsen kelapa sawit terbesar di dunia. Melalui Beasiswa SDM Sawit 2026, pemerintah ingin memastikan bahwa generasi muda dari keluarga pekebun memiliki akses pendidikan yang memadai, sehingga mampu bersaing dan berkontribusi secara profesional di sektor perkebunan.
Calon peserta diimbau untuk segera mempersiapkan diri dan memantau informasi resmi terkait jadwal pendaftaran, persyaratan, serta mekanisme seleksi melalui laman resmi Direktorat Jenderal Perkebunan di ditjenbun.pertanian.go.id dan laman BPDP di bpdp.or.id. Informasi juga akan diumumkan melalui media sosial resmi Kementerian Pertanian.
Dengan hadirnya program ini, diharapkan sektor perkebunan kelapa sawit Indonesia semakin diperkuat oleh SDM yang kompeten, terdidik, dan berorientasi pada keberlanjutan.
Program Beasiswa SDM Sawit 2026 menjadi langkah strategis dalam membangun masa depan industri sawit nasional yang lebih profesional dan berdaya saing tinggi.
(C8N)
#senyuman08






