Crew8 News
Cakung Barat – Rangkaian kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik DKI Jakarta 2025 yang dilaksanakan Universitas Mpu Tantular memasuki hari kedua dengan antusiasme warga yang semakin meningkat. Bertempat di Rusunawa Tower Cakung Barat, kegiatan dimulai pukul 13.00 WIB dan dihadiri kurang lebih 200 peserta yang terdiri dari warga rusun serta petugas PJLP yang bertugas di lingkungan tersebut.
Hadir dalam acara ini sejumlah unsur pemerintah dan pemangku kepentingan, antara lain perwakilan Dewan Kota Jakarta Timur yang mewakili Wali Kota Jakarta Timur, Herry Santoso; Anggota DPRD Jakarta Timur, Rio Sambodo; Ketua FKDM DKI Jakarta, Dwi Ayu Yanti; serta Kepala UPRS VI, Uye Yeyet. Dari Universitas Mpu Tantular hadir Dekan Fakultas Hukum, Dr. FX. Suyud Margono, SH, MH; Kaprodi S1 Fakultas Hukum, Dr. Appe H. Hutauruk, SH, MH; Sekretaris Prodi S1 Hukum, Hotman Sinambela, SH, MH; serta perwakilan Biro Umum, David M., SH. Perwakilan dari Binmaspol dan Babinsa juga hadir mendukung kegiatan.
Rangkaian acara diawali doa bersama dipimpin Edwin Goklas, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dipandu dirigen Jenny Hutabarat. Suasana khidmat mengawali kegiatan yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat melalui penyuluhan hukum dan pelatihan kedisiplinan.
Dekan Fakultas Hukum Universitas Mpu Tantular, Dr. FX. Suyud Margono, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas tingginya antusiasme warga. Ia mengaku terharu melihat jumlah peserta yang mencapai sekitar 200 orang. “Ini luar biasa. Semoga materi yang disampaikan mahasiswa dapat benar-benar bermanfaat bagi warga. Kami hadir untuk memberikan solusi hukum yang relevan dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Sambutan serupa disampaikan Kaprodi S1 Fakultas Hukum, Dr. Appe H. Hutauruk. Ia menekankan pentingnya penyuluhan hukum bagi warga rusun, terutama terkait persoalan narkoba, pernikahan, perceraian, pernikahan dini, dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). “Kasus narkoba di masyarakat saat ini sangat masif. Kami berharap setelah mengikuti penyuluhan, warga dapat memahami risiko dan mencegah diri serta keluarga dari keterlibatan dalam penyalahgunaan narkoba,” katanya.
Dr. Appe menambahkan bahwa selain penyuluhan hukum, mahasiswa KKN juga memberikan pelatihan kedisiplinan bagi petugas PJLP Rusunawa Tower Cakung Barat. Pelatihan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan keamanan lingkungan rusun. Dua mahasiswa yang menjadi instruktur pelatihan ialah Kastono dan Agus Tjayono. Pelatihan dibagi dalam dua kelompok: regu putra dilatih di lapangan basket oleh Kastono, sementara regu putri dilatih di pelataran rusun oleh Agus Tjayono.
Setelah sambutan dari pihak universitas, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian pesan dari perwakilan Dewan Kota, Anggota DPRD, serta FKDM DKI Jakarta yang menekankan pentingnya kolaborasi pendidikan tinggi dan masyarakat dalam meningkatkan ketahanan sosial serta kesadaran hukum warga.
Materi penyuluhan yang disampaikan mahasiswa meliputi isu-isu hukum yang dekat dengan kehidupan masyarakat urban, seperti bahaya narkoba, ketentuan pernikahan dan perceraian, pencegahan pernikahan dini, penanganan KDRT, hingga edukasi penggunaan gadget bagi anak. Kegiatan ini menjadi ruang dialog antara warga dan mahasiswa, karena peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan kasus atau persoalan yang sering dihadapi dalam kehidupan sehari-hari.
Salah satu warga, Mega, mengungkapkan terima kasih atas kegiatan ini. Ia menilai penyuluhan memberikan pemahaman baru terkait proses hukum yang sering tidak dipahami masyarakat. “Harapan kami, kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan setiap tahun. Kalau bisa bukan hanya dari Fakultas Hukum, tetapi juga dari fakultas lainnya,” ujarnya.
KKN Tematik Universitas Mpu Tantular tahun ini menunjukkan komitmen untuk menghadirkan program edukatif yang aplikatif bagi warga rusun. Selain memperkuat pemahaman hukum, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kedisiplinan dan kualitas pelayanan petugas PJLP demi menciptakan lingkungan Rusunawa Tower Cakung Barat yang lebih aman, tertib, dan berdaya.
(C8N)
#senyuman08






