TNI Siap Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza, Tunggu Instruksi Presiden

Crew8 News
JAKARTA,- Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyatakan kesiapan penuh untuk mengirim pasukan perdamaian ke Gaza, Palestina, sebagai bagian dari komitmen Indonesia dalam misi kemanusiaan dan stabilitas global. Namun, realisasi pengiriman tersebut masih menunggu keputusan dan instruksi resmi dari Presiden RI Prabowo Subianto selaku pemegang otoritas tertinggi pengerahan kekuatan militer.

Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita mengatakan, hingga saat ini jumlah personel yang akan diberangkatkan masih dalam tahap perencanaan. Keputusan final terkait komposisi pasukan, skema penugasan, serta bentuk kontribusi Indonesia diperkirakan ditetapkan pada akhir Februari 2025.

“Secara prinsip kami siap. Namun jumlah personel dan bentuk keterlibatan masih menunggu arahan Presiden. Rencananya akan diputuskan akhir Februari,” kata Tandyo dalam keterangannya, Selasa.

Ia menegaskan, prajurit yang disiapkan bukan personel sembarangan. TNI akan mengirim pasukan berpengalaman yang telah teruji dalam berbagai operasi internasional, khususnya misi perdamaian di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Sejumlah prajurit yang masuk daftar kesiapan merupakan veteran misi UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon) dan beberapa operasi perdamaian lain di wilayah konflik.

Pengalaman tersebut dinilai penting untuk memastikan profesionalisme, kedisiplinan, serta kemampuan adaptasi di medan tugas berisiko tinggi seperti Gaza.

“TNI selalu mengedepankan personel yang sudah memiliki jam terbang operasi. Mereka terlatih dalam misi stabilisasi, perlindungan sipil, dan bantuan kemanusiaan,” ujarnya.

Selain penempatan pasukan pengamanan, TNI juga menyiapkan sejumlah opsi kontribusi lain, termasuk tenaga medis, bantuan logistik, rekonstruksi infrastruktur darurat, hingga dukungan evakuasi kemanusiaan. Detail kontribusi tersebut akan diumumkan setelah keputusan presiden diteken.

Langkah ini dinilai sejalan dengan politik luar negeri Indonesia yang konsisten mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina serta aktif dalam misi perdamaian dunia. Selama ini, Indonesia dikenal sebagai salah satu kontributor terbesar pasukan perdamaian PBB dari kawasan Asia.
Pengamat militer menilai kesiapan TNI menunjukkan posisi strategis Indonesia sebagai negara non-blok yang dipercaya komunitas internasional dalam misi kemanusiaan. Kehadiran pasukan perdamaian diharapkan dapat membantu menciptakan zona aman bagi warga sipil di tengah eskalasi konflik yang masih berlangsung.
TNI memastikan seluruh prosedur pengerahan pasukan akan mengikuti mekanisme hukum nasional dan mandat internasional, termasuk koordinasi dengan PBB dan pemerintah terkait.

“Begitu ada perintah resmi, kami siap bergerak,” tegas Tandyo.

(C8N)

#senyuman08

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini