Indonesia Siap Kirim 8.000 Pasukan TNI ke Gaza, Indonesia Jadi Wakil Komandan ISF

Crew8 News
Washington DC, – Indonesia akan mengirim sekitar 8.000 pasukan Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk bertugas di Gaza, Palestina, dalam waktu 1–2 bulan ke depan. Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto usai menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) Gaza perdana di Washington DC, Amerika Serikat, Kamis (19/2/2026), dilansir Antara, Jumat (20/2/2026).

“Mungkin tidak lama, 1–2 bulan lagi,” kata Prabowo menjawab pertanyaan wartawan terkait penugasan TNI di Gaza.

Rencananya, pasukan TNI tersebut akan tergabung dalam Pasukan Stabilisasi Internasional atau Stabilization Force (ISF), yang beranggotakan negara-negara anggota BoP Gaza. Sebelum keberangkatan pasukan utama, Indonesia kemungkinan akan mengirim tim advance dalam jumlah terbatas untuk memetakan wilayah dan menganalisis risiko terkait misi TNI.
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo menyatakan Indonesia dipercaya memegang posisi strategis sebagai Wakil Komandan ISF.

“Mereka minta kita jadi deputy commander,” ujar Prabowo.

Indonesia akan menunjuk perwira terbaik yang akan mewakili negara dalam posisi tersebut.
Dalam KTT Board of Peace perdana yang berlangsung di Donald J Trump Institute of Peace, Presiden Prabowo menegaskan komitmen Indonesia dalam kontribusi besar untuk perdamaian di Gaza.

“Gencatan senjata (di Gaza) merupakan capaian yang riil terjadi. Kami memuji capaian ini dan untuk itu kami menegaskan kembali komitmen untuk berkontribusi mengirimkan prajurit kami dalam jumlah yang signifikan sebanyak 8.000, bahkan bisa lebih jika dibutuhkan,” ungkapnya.

Sementara itu, Komandan ISF Mayor Jenderal Jasper Jeffers menyatakan, total proyeksi pasukan ISF ke depan mencapai 20.000 tentara dan 12.000 polisi untuk membantu pemulihan pascaperang di Gaza. Rafah, wilayah selatan Gaza yang berbatasan dengan Mesir, akan menjadi tujuan pertama ISF.

Selain Indonesia, negara-negara lain yang akan mengerahkan tentaranya ke Gaza antara lain Kazakhstan, Albania, Maroko, dan Kosovo. Sementara itu, Mesir dan Maroko juga akan menugaskan polisinya untuk memberikan pelatihan kepada kepolisian Gaza.

KTT Board of Peace yang dipimpin Presiden Donald Trump berlangsung sekitar tiga jam. Seluruh perwakilan negara anggota dan tokoh kunci BoP memaparkan rencana terkait pemulihan dan pembangunan kembali Jalur Gaza, Palestina, serta langkah-langkah strategis untuk memastikan stabilitas dan perdamaian jangka panjang di wilayah tersebut.

(C8N)

#swnyuman08

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini