Crew8 News
Sumatera Barat,- Kunjungan Wakil Menteri Koordinator Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Wamenko Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan) sekaligus Ketua Umum DPN PERADI, Otto Hasibuan, ke Sumatera Barat menjadi momentum penguatan peran organisasi advokat dalam merespons persoalan kemanusiaan dan kebencanaan di wilayah Sumatera. Selain menghadiri agenda internal berupa Halal Bihalal dengan DPC Padang, kehadiran pimpinan tertinggi PERADI ini juga dimanfaatkan untuk memantau langsung penyaluran bantuan bagi korban bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah provinsi, seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Sekretaris PERADI Padang, Mevrizal,SH.MH kepada awak media Crew8 News menyampaikan bahwa Dewan Pimpinan Nasional (DPN) PERADI akan menyalurkan bantuan lebih dari Rp 7 miliar untuk wilayah Sumatera. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp 2 miliar lebih dialokasikan untuk Sumatera Barat dan disalurkan ke sejumlah daerah terdampak bencana, seperti Padang, Solok dan Agam.
Secara umum, rangkaian kegiatan dimulai pada Rabu, 1 April, saat rombongan DPN PERADI bertolak dari Jakarta menuju Padang pada pagi hari. Setibanya di Padang, rombongan langsung melanjutkan perjalanan darat menuju Bukittinggi dan Kabupaten Agam untuk meninjau lokasi pembangunan masjid sebagai bagian dari dukungan terhadap pemulihan fasilitas sosial dan keagamaan pascabencana.
Setelah itu, rombongan kembali ke Padang untuk menghadiri kegiatan Halal Bihalal serta beristirahat.
Pada Kamis, 2 April, kegiatan dilanjutkan dengan audiensi bersama Gubernur Sumatera Barat sebagai upaya memperkuat koordinasi antara organisasi profesi dan pemerintah daerah dalam mempercepat penanganan dampak bencana.
Selanjutnya, rombongan dijadwalkan mengunjungi SMA 12 Padang dalam rangka agenda peletakan batu pertama pembangunan ruang kelas yang rusak pasca banjir sebanyak 3 lokal senilai Rp 650 Juta.
Kunjungan kemudian berlanjut ke Solok untuk meninjau lokasi pembangunan jembatan gantung yang menjadi salah satu infrastruktur penting bagi masyarakat terdampak di daerah Saniang Baka senilai Rp 600 juta. Di lokasi tersebut, rombongan juga dijamu makan siang oleh BUPATI dan Tim Percepatan Pembangunan Pascabencana Solok, sekaligus berdiskusi mengenai perkembangan pemulihan di daerah itu.
Seluruh rangkaian kegiatan ditargetkan selesai pada siang hari, mengingat rombongan dijadwalkan kembali ke Padang sebelum bertolak ke Jakarta pada sore hari.
Kunjungan ini mencerminkan komitmen PERADI dalam tidak hanya menjalankan fungsi profesi hukum, tetapi juga memperluas kontribusi sosial kemasyarakatan, khususnya dalam membantu masyarakat terdampak bencana serta mendukung percepatan pemulihan di berbagai daerah di Sumatera.
(C8N)
#senyuman08






