Momentum HUT ke-113, Bupati JFP Tekankan Kinerja Nyata dan Kolaborasi

Crew8 News

Solok 8/4 ,- Peringatan Hari Jadi Kabupaten Solok ke-113 tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan. Lebih dari itu, momentum ini menjadi ruang refleksi sekaligus penegasan arah pembangunan daerah ke depan.

Melalui Sekretaris Daerah Medison, Bupati Solok menyampaikan harapan dan pesan yang menekankan pentingnya perubahan cara kerja, kolaborasi, dan dampak nyata bagi masyarakat.

Di usia yang sudah sangat matang, Kabupaten Solok dinilai telah memiliki fondasi yang cukup kuat dalam penyelenggaraan pemerintahan. Namun, kematangan tersebut harus diiringi dengan peningkatan kualitas manajemen, inovasi, serta keberanian untuk melakukan pembenahan di berbagai lini.

Pesan utama Bupati yang disampaikan melalui Sekda Medison menegaskan bahwa seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak lagi bekerja dengan pola rutinitas semata. Setiap program yang dirancang harus memiliki ukuran keberhasilan yang jelas dan memberikan dampak langsung kepada masyarakat.
Tema ‘Bekerja, Berkarya, dan Semakin Berdampakbukan sekadar slogan. Ini adalah arah kerja yang harus diterjemahkan secara konkret oleh seluruh OPD,” menjadi garis besar pesan yang disampaikan.

Bupati juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Pemerintah daerah tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan masyarakat, pelaku usaha, serta pemangku kepentingan lainnya.

Dalam konteks ini, keterlibatan UMKM dan kelompok tani dalam berbagai program, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG), menjadi indikator sejauh mana kebijakan pemerintah mampu menyentuh akar ekonomi masyarakat.

Di sisi lain, keterbukaan informasi juga menjadi sorotan penting. Melalui Dinas Kominfo, pemerintah daerah diingatkan untuk terus membangun kemitraan yang sehat dengan media. Bupati memandang media bukan sekadar penyampai informasi, tetapi juga mitra strategis dalam fungsi kontrol sosial.

Masih adanya hambatan komunikasi antara OPD dan awak media menjadi catatan yang harus segera diperbaiki. Transparansi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan dalam tata kelola pemerintahan modern.

Kepada masyarakat, Bupati Solok juga menyampaikan harapan agar momentum hari jadi ini menjadi ajang memperkuat rasa memiliki terhadap daerah. Partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan dinilai menjadi kunci keberhasilan program-program pemerintah.

Semangat kebersamaan yang tercermin dalam rangkaian kegiatan HUT, seperti “Solok Maimbau 2”, diharapkan tidak berhenti pada perayaan, tetapi berlanjut menjadi gerakan kolektif dalam membangun daerah.

Pada akhirnya, usia ke-113 Kabupaten Solok menjadi penanda bahwa tantangan ke depan tidak semakin ringan. Justru sebaliknya, tuntutan terhadap pemerintahan yang transparan, responsif, dan berdampak akan semakin tinggi.

Pesan yang disampaikan Bupati melalui Sekda menjadi pengingat bahwa pembangunan tidak hanya diukur dari banyaknya program, tetapi dari seberapa besar manfaat yang dirasakan masyarakat. Di titik inilah, Kabupaten Solok diuji, apakah mampu menjadikan kematangan usia sebagai kekuatan untuk melompat lebih jauh, atau justru terjebak dalam rutinitas tanpa perubahan berarti.

(C8N)

#senyuman08

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini