Terisolasi Akibat Jalan Rusak, Pemuda Langgai Desak Pemprov Bertindak Nyata

Crew8 News
PESISIR SELATAN 11/4,- Kondisi jalan rusak parah yang menjadi akses utama masyarakat Nagari Langgai, Kabupaten Pesisir Selatan, kembali disuarakan. Melalui surat terbuka yang ditujukan kepada Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, pemuda setempat mendesak pemerintah provinsi untuk segera mengambil tindakan nyata.

Surat tersebut disampaikan oleh Rahul, S.Sos., M.Sos, yang mewakili suara masyarakat Nagari Langgai. Ia menegaskan bahwa persoalan infrastruktur jalan telah berlangsung lama tanpa adanya penyelesaian yang jelas.

Dalam suratnya, dijelaskan bahwa jalan utama yang menjadi satu-satunya akses warga berada dalam kondisi sangat memprihatinkan. Saat hujan turun, badan jalan berubah menjadi lumpur pekat yang licin sehingga kendaraan sulit melintas. Sementara pada musim panas, debu tebal beterbangan dan mengganggu aktivitas harian masyarakat.

Kondisi ini, menurutnya, bukan sekadar menyulitkan, tetapi telah menjadi beban berat yang terus dirasakan masyarakat. Warga kerap terpaksa berjalan kaki dalam kondisi jalan rusak, membawa hasil pertanian dengan susah payah, bahkan menghadapi risiko saat membawa orang sakit karena terbatasnya akses menuju fasilitas kesehatan.

Dampak dari kerusakan jalan tersebut juga dirasakan pada sektor ekonomi. Distribusi hasil pertanian menjadi terhambat, biaya transportasi meningkat, sementara pendapatan masyarakat tidak sebanding. Selain itu, akses pendidikan turut terdampak karena anak-anak harus menempuh perjalanan yang berat untuk pergi ke sekolah.

Pemuda Nagari Langgai menilai kondisi tersebut mencerminkan ketimpangan pembangunan, di mana masih ada wilayah yang belum menikmati infrastruktur dasar yang layak.

Mereka menegaskan bahwa pembangunan jalan merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Untuk itu, masyarakat meminta perhatian serius agar persoalan ini tidak terus berlarut tanpa kepastian.

Di sisi lain, mereka juga mendorong Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan di bawah kepemimpinan Hendrajoni untuk terus memperjuangkan pembangunan jalan tersebut secara konsisten dan berkelanjutan.
Dalam surat itu juga diingatkan bahwa sebelumnya telah ada pernyataan terkait rencana memasukkan pembangunan jalan sebagai program prioritas. Namun hingga kini, realisasi dari komitmen tersebut belum terlihat di lapangan.

Kami tidak lagi sekadar berharap, tetapi menuntut adanya kepastian dan tindakan nyata,” tegas Rahul.

Menurutnya, persoalan ini membutuhkan sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten agar dapat segera dituntaskan. Infrastruktur jalan dinilai bukan sekadar akses, melainkan penentu utama keberlangsungan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.

Melalui surat terbuka tersebut, masyarakat Nagari Langgai berharap pemerintah segera menjadikan pembangunan jalan sebagai prioritas. Mereka menegaskan bahwa yang dibutuhkan saat ini bukan lagi janji, melainkan bukti nyata dari komitmen pembangunan yang berpihak pada kebutuhan masyarakat.

(C8N)

#senyuman08

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini