Kepada Yth.
Mahyeldi Ansharullah
Di Tempat
Dengan hormat,
Melalui surat terbuka ini, kami sebagai bagian dari masyarakat Nagari Langgai, Kabupaten Pesisir Selatan, ingin menyampaikan kondisi yang hingga hari ini masih menjadi beban berat dalam kehidupan masyarakat, yaitu keterbatasan akses jalan yang layak.
Persoalan ini telah berlangsung cukup lama dan hingga kini belum menunjukkan penyelesaian yang nyata. Jalan yang menjadi satu-satunya akses utama masyarakat masih berada dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. Ketika hujan turun, jalan berubah menjadi lumpur pekat yang licin dan sulit dilalui, bahkan kerap membuat kendaraan tidak dapat melintas. Sementara saat cuaca panas, debu tebal beterbangan dan mengganggu aktivitas warga setiap hari.
Keadaan ini bukan sekadar menyulitkan, tetapi sudah menjadi penderitaan yang terus dirasakan masyarakat. Banyak warga harus berjalan kaki dalam kondisi jalan yang rusak, membawa hasil pertanian dengan susah payah, bahkan tidak jarang harus menghadapi risiko saat membawa orang sakit karena sulitnya akses menuju fasilitas kesehatan.
Dampak dari kondisi ini sangat luas. Aktivitas ekonomi masyarakat menjadi tersendat karena hasil pertanian sulit dipasarkan dengan lancar. Biaya transportasi meningkat, sementara pendapatan tidak sebanding. Anak-anak harus menempuh perjalanan yang berat untuk pergi ke sekolah, dan sebagian masyarakat mengalami kesulitan dalam mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak.
Situasi ini menggambarkan kenyataan pahit bahwa masyarakat Nagari Langgai masih tertinggal dalam hal pembangunan. Di saat wilayah lain telah menikmati akses yang lebih baik, masyarakat di sini masih berjuang dengan kondisi dasar yang belum terpenuhi.
Kami memahami bahwa pembangunan jalan ini merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Oleh karena itu, melalui surat ini kami memohon perhatian yang sungguh-sungguh dari Pemerintah Provinsi agar persoalan ini tidak terus berlarut-larut tanpa kepastian.
Di sisi lain, kami juga mendorong Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan di bawah kepemimpinan Hendrajoni untuk terus memperjuangkan pembangunan jalan ini secara sungguh-sungguh dan berkelanjutan.
Kami mengingat bahwa sebelumnya pernah disampaikan bahwa pembangunan jalan ini akan dimasukkan ke dalam program prioritas dan akan diupayakan semaksimal mungkin dalam masa jabatan. Namun hingga saat ini, masyarakat belum melihat kejelasan terkait realisasi dari pernyataan tersebut.
Oleh karena itu, kami berharap agar komitmen yang telah disampaikan tersebut benar-benar dapat ditepati, sehingga masyarakat tidak lagi berada dalam ketidakpastian yang berkepanjangan.
Kami memandang bahwa persoalan ini tidak bisa diselesaikan secara sendiri-sendiri. Diperlukan kerja sama yang kuat antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten agar pembangunan jalan yang sangat dibutuhkan ini dapat segera diwujudkan.
Tegasnya, kami tidak lagi sekadar berharap, tetapi menuntut adanya kepastian dan tindakan nyata dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk segera memperbaiki dan membangun Jalan Langgai. Jalan bukan hanya sekadar akses, melainkan penentu kehidupan masyarakat. Tanpa jalan yang layak, masyarakat akan terus hidup dalam keterbatasan dan keterisolasian.
Hari ini, masyarakat Nagari Langgai tidak lagi menunggu janji, tetapi menunggu bukti. Apa yang kami sampaikan adalah suara dari kenyataan yang setiap hari kami rasakan, bukan sekadar keluhan tanpa dasar.
Akhir kata, kami berharap agar Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dapat melihat kondisi ini sebagai hal yang mendesak dan menjadikannya sebagai prioritas pembangunan. Karena di balik berbagai kemajuan yang ada, masih terdapat masyarakat yang hidup dalam keterbatasan dan menanti keadilan yang nyata.
Demikian yang dapat kami sampaikan. Atas perhatian dan tindakan Bapak Gubernur, kami ucapkan terima kasih.
Hormat kami,
Rahul, S.Sos., M.Sos
Pemuda Nagari Langgai
(C8N)
#senyuman08






