ARUN Sumbar Ucapkan Selamat Datang untuk Irjen Djati, Harap Penegakan Hukum Berkeadilan

PADANG, Crew 8 News,- ,Kepolisian Republik Indonesia kembali melakukan rotasi jabatan di lingkungan perwira tinggi Polri. Dalam mutasi terbaru yang tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/960/V/KEP./2026, jabatan Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Barat resmi dipercayakan kepada Djati Wiyoto Abadhy. Perwira tinggi Polri berpangkat Inspektur Jenderal itu menggantikan Gatot Tri Suryanta yang mendapat penugasan baru sebagai Pati Lemdiklat Polri.

Pergantian pucuk pimpinan di tubuh Polda Sumbar tersebut disambut berbagai kalangan masyarakat, termasuk Dewan Pimpinan Wilayah Advokasi Rakyat Untuk Nusantara (ARUN) Sumatera Barat. Ketua DPW ARUN Sumbar, Mevrizal, SH.MH, menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus harapan besar terhadap kepemimpinan baru di institusi kepolisian daerah itu.

Menurut Mevrizal, penunjukan Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy sebagai Kapolda Sumbar menjadi momentum penting dalam memperkuat stabilitas keamanan, profesionalisme institusi, serta penegakan hukum yang berkeadilan di Ranah Minang.

Kami mengucapkan selamat datang kepada Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy di Sumatera Barat. Kami percaya pengalaman dan kapasitas beliau akan membawa Polda Sumbar semakin profesional, humanis, dan mampu membangun sinergi yang baik dengan masyarakat,” ujar Mevrizal di Padang, Minggu.

Ia menilai, rekam jejak Irjen Djati yang kuat di bidang intelijen menjadi modal strategis dalam membaca dinamika sosial, politik, dan keamanan yang berkembang di tengah masyarakat. Selain dikenal sebagai lulusan Akademi Kepolisian tahun 1991, Irjen Djati juga memiliki pengalaman panjang di sejumlah posisi strategis di lingkungan Polri.

Menurut Mevrizal, Sumatera Barat memiliki karakter sosial dan budaya yang kuat sehingga pendekatan keamanan tidak cukup hanya berbasis penegakan hukum semata, tetapi juga membutuhkan sensitivitas sosial dan penghormatan terhadap nilai-nilai lokal masyarakat Minangkabau.

Karena itu, ARUN Sumbar berharap kepemimpinan baru di Polda Sumbar dapat memperkuat hubungan antara kepolisian dengan tokoh adat, ulama, akademisi, pemuda, serta elemen masyarakat sipil lainnya.

“Kami berharap kepemimpinan beliau mampu mengedepankan nilai ‘Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah’ dalam membangun pendekatan hukum yang humanis dan berkeadilan,” katanya.

Mevrizal menambahkan, stabilitas keamanan daerah tidak dapat dipisahkan dari tingkat kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum. Oleh sebab itu, ARUN Sumbar berharap kepemimpinan baru mampu memperkuat transparansi, profesionalisme, serta responsivitas aparat kepolisian dalam menangani berbagai persoalan hukum di tengah masyarakat.

Menurutnya, masyarakat membutuhkan kehadiran aparat penegak hukum yang tidak hanya tegas, tetapi juga mampu memberikan rasa keadilan dan perlindungan kepada seluruh lapisan masyarakat tanpa diskriminasi.

“Kami berharap di bawah kepemimpinan Irjen Djati, Polda Sumbar semakin dekat dengan masyarakat, mampu menjaga kondusivitas daerah, dan tetap mengedepankan prinsip keadilan dalam setiap proses penegakan hukum,” ujarnya.

ARUN Sumbar juga menegaskan kesiapannya untuk menjadi mitra strategis Polda Sumbar dalam mendukung berbagai program yang berkaitan dengan edukasi hukum, advokasi masyarakat, hingga penguatan stabilitas sosial di daerah.

Mevrizal mengatakan kolaborasi antara kepolisian dan elemen masyarakat sipil menjadi penting di tengah tantangan sosial yang semakin kompleks, mulai dari persoalan narkotika, konflik sosial, kejahatan digital, hingga persoalan ekonomi masyarakat yang berpotensi memicu gangguan keamanan.

“Kami siap bersinergi dan mendukung langkah-langkah positif Polda Sumbar dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Hubungan kemitraan antara masyarakat sipil dan aparat penegak hukum harus terus diperkuat demi terciptanya situasi daerah yang aman, damai, dan kondusif,” katanya.

Sementara itu, mutasi jabatan di tubuh Polri disebut sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan penguatan kelembagaan guna meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian di berbagai wilayah Indonesia.

Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy diketahui memiliki latar belakang kuat di bidang intelijen dan pernah menduduki sejumlah jabatan strategis di lingkungan kepolisian. Pengalaman tersebut dinilai menjadi modal penting dalam memimpin Polda Sumbar yang memiliki dinamika sosial dan budaya yang khas.

Di sisi lain, masyarakat Sumatera Barat juga menaruh harapan agar kepemimpinan baru di Polda Sumbar mampu memperkuat citra kepolisian yang presisi, responsif, profesional, dan hadir sebagai pelindung serta pengayom masyarakat.

Dengan kepemimpinan baru tersebut, berbagai pihak berharap sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan organisasi sipil dapat semakin kuat dalam menjaga stabilitas keamanan, mendorong penegakan hukum yang adil, serta menciptakan ruang sosial yang harmonis bagi masyarakat Sumatera Barat.

“Salam hormat dari kami, Keluarga Besar DPW ARUN Sumatera”

(C8N)

#senyuman08

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini