Setelah Penyesuaian Lokasi, Dinsos Pastikan Sekolah Rakyat Kabupaten Solok Dibangun di Lahan THKW

ARO SUKA / CREW 8 NEWS ,– Setelah melalui proses penyesuaian lokasi dan berkembangnya berbagai informasi mengenai rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Solok, Dinas Sosial Kabupaten Solok akhirnya menyampaikan penjelasan resmi. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Solok, Ir. Desmalia Ramadhanur, memastikan program Sekolah Rakyat tetap berlanjut. Lokasi pembangunan permanen kini dialihkan ke lahan THKW seluas 7,2 hektare setelah usulan lokasi sebelumnya di Nagari Aripan dinyatakan tidak memenuhi persyaratan teknis berdasarkan hasil survei Balai Wilayah Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum.

Penjelasan tersebut disampaikan Desmalia saat menjawab konfirmasi media terkait perkembangan terbaru Program Sekolah Rakyat di Kabupaten Solok yang belakangan menjadi perhatian publik, khususnya mengenai kepastian lokasi pembangunan permanen dan tahapan pelaksanaannya.

Benar lokasi pembangunan permanen Sekolah Rakyat di lahan THKW,” ujar Desmalia.

Ia menjelaskan, lahan yang telah disiapkan berada di sebelah kiri pintu masuk gerbang THKW dengan luas sekitar 7,2 hektare.

Lokasi lahannya sebelah kiri dari pintu masuk gerbang THKW seluas 7,2 hektare,” jelasnya.

Menurut Desmalia, perubahan lokasi dilakukan setelah usulan awal di Nagari Aripan tidak memenuhi persyaratan teknis hasil survei Balai Wilayah Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum.

Terjadinya perubahan lokasi yang semula di Aripan karena setelah disurvei oleh Balai Wilayah Prasarana Strategis Kementerian PU tidak memenuhi persyaratan teknis karena terdapat SUTET atau jaringan listrik tegangan tinggi,” katanya.

Meski lokasi pembangunan permanen berubah, pelaksanaan Program Sekolah Rakyat tetap berjalan. Untuk sementara, kegiatan belajar mengajar tetap dilaksanakan di eks Balai Latihan Kerja (BLK) Lubuk Selasih hingga kampus permanen selesai dibangun.

Benar, sambil menunggu pembangunan Sekolah Rakyat permanen, di BLK tetap berjalan,Untuk tahun ajaran 2026/2027 Kab Solok mendapatkan kuota peserta didik baru SRMP 5 Solok sebanyak 60 orang murid. Dan telah di tetapkan dengan Surat Keputusan Bupati Solok Nomor : 518-154-2026, untuk sementara proses belajar nya di tempat kan di Sekolah Rakyat Dhamasraya sampai bangunan permanen siap.” ungkap Desmalia.

Terkait perkembangan pembangunan fisik, Pemerintah Kabupaten Solok saat ini sudah melengkapi persyaratan yang diminta oleh Kementerian Sosial. Saat ini seluruh persyaratan terpenuhi, Kabupaten Solok sudah masuk dalam Tahap III pembangunan Sekolah Rakyat.

Insya Allah, setelah kita sampaikan persyaratan yang diminta oleh Kemensos, Kabupaten Solok masuk Tahap III pembangunannya pada bulan Oktober 2026,” ujarnya.

Program Sekolah Rakyat merupakan salah satu program pemerintah untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem melalui sistem pendidikan berasrama. Di Kabupaten Solok, operasional tahap awal tetap memanfaatkan fasilitas eks BLK Lubuk Selasih, sementara pembangunan kampus permanen direncanakan berlangsung di lahan THKW seluas 7,2 hektare yang telah dinyatakan memenuhi persyaratan teknis.

Meski demikian, satu hal yang masih perlu ditindaklanjuti adalah status persetujuan final dari Kementerian Sosial terhadap lahan THKW sebagai lokasi pembangunan permanen. Dalam penjelasannya, Kepala Dinas Sosial menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah melengkapi persyaratan yang diminta Kemensos, sehingga proses administrasi menuju Tahap III pembangunan bisa berlangsung. Hal ini menjadi bagian penting untuk memastikan pembangunan Sekolah Rakyat dapat berjalan sesuai rencana.

(C8N)

#senyuman08

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini