CREW 8 NEWS | SOLOK
Kontingen Kabupaten Solok mencatatkan sejumlah prestasi pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026. Sejumlah cabang olahraga (cabor) menunjukkan daya saing melalui perolehan medali dan posisi pada klasemen masing-masing cabang, mulai dari Wushu yang meraih gelar juara umum hingga Karate, Kick Boxing, dan Perbakin yang menempati posisi kedua.
Selain itu, cabang bulu tangkis turut menyumbangkan tiga medali emas dari lima nomor yang dipertandingkan. Capaian tersebut menjadi bagian dari kontribusi atlet Kabupaten Solok dalam kompetisi olahraga tingkat provinsi.
Berdasarkan rekapitulasi sementara yang dihimpun, lima cabang olahraga yang menjadi sorotan adalah Wushu, bulu tangkis, karate, kick boxing, dan menembak di bawah naungan Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Kabupaten Solok.
Wushu Kabupaten Solok berhasil meraih gelar juara umum dengan koleksi delapan medali emas, 10 perak, dan delapan perunggu. Dengan total 26 medali, cabang olahraga ini menjadi salah satu penyumbang prestasi penting bagi kontingen Kabupaten Solok.
Sementara itu, bulu tangkis Kabupaten Solok meraih tiga medali emas melalui nomor ganda campuran, ganda putri, dan ganda putra. Hasil tersebut menjadikan Kabupaten Solok sebagai kontingen dengan perolehan emas terbanyak pada cabang bulu tangkis. Adapun perolehan medali perak dan perunggu masih menunggu rekapitulasi lengkap.
Karate dan Kick Boxing Tempati Posisi Kedua
Prestasi juga dicatatkan cabang karate. Kabupaten Solok menempati posisi juara umum II dengan perolehan empat medali emas, empat perak, dan delapan perunggu, sehingga total medali yang dikumpulkan mencapai 16.
Capaian serupa diraih Kick Boxing Kabupaten Solok yang menempati posisi juara umum II. Berdasarkan hasil akhir yang disampaikan pengurus cabang olahraga, kontingen ini mengumpulkan empat medali emas, 10 perak, dan empat perunggu, dengan total 18 medali.
Ketua Cabor Kick Boxing Kabupaten Solok, Muhammad Irfan, S.H., M.H., Dt. Rajo Alam, bersama tim pelatih yang terdiri atas Zelly Hariyanto, S.H., Hendra Yazid, Rahmat Sucipto, Annisa Nabila, dan Muhammad Andi, menjadi bagian dari pembinaan atlet cabang olahraga tersebut.
Capaian Kick Boxing pada Porprov 2026 juga memperlihatkan perkembangan dibandingkan Kejuaraan Daerah (Kejurda) Kick Boxing Sumatera Barat 2023. Pada kejuaraan tersebut, Kabupaten Solok meraih dua emas, dua perak, dan dua perunggu atau total enam medali, sekaligus menempati posisi juara umum III.
Pada Porprov 2026, jumlah medali meningkat menjadi 18 atau tiga kali lipat dari capaian Kejurda 2023. Perolehan emas juga bertambah dari dua menjadi empat medali.
Meski Kejurda dan Porprov memiliki cakupan kompetisi serta komposisi peserta yang berbeda, perkembangan tersebut menjadi catatan penting bagi evaluasi pembinaan atlet Kick Boxing Kabupaten Solok.
Perbakin Sumbangkan 11 Medali
Cabang olahraga menembak di bawah naungan Perbakin Kabupaten Solok juga mencatatkan hasil positif dengan menempati posisi juara II tingkat provinsi.
Berdasarkan data yang disampaikan Sekretaris Perbakin Kabupaten Solok, Yusrial Dani Putra, kontingen menembak mengumpulkan tiga medali emas, enam perak, dan dua perunggu, dengan total 11 medali.
Tiga medali emas diraih melalui nomor APM Team, 10 Meter Air Pistol Men, dan IPSC Team.
Adapun enam medali perak berasal dari nomor APW Team, HPR 300 Meter Team, APW, 10 Meter Air Pistol, IPSC, serta AP Mix Team. Sementara itu, dua medali perunggu diraih pada nomor APM dan IPSC.
Pada nomor beregu IPSC, medali emas disumbangkan oleh Farel, Rudi Wiralaga, dan Adia Hamonangon. Farel juga meraih medali perak pada nomor individu IPSC, sedangkan Rudi Wiralaga memperoleh perunggu pada nomor individu di cabang yang sama.
Selain itu, medali perak nomor AP Mix Team diraih oleh Ikram dan Inaya.
Perbakin Kabupaten Solok dipimpin Muhammad Hidayat sebagai ketua, dengan Yusrial Dani Putra sebagai sekretaris.
Perolehan 11 medali tersebut menambah kontribusi Kabupaten Solok dari cabang olahraga menembak. Hasil ini juga memperlihatkan capaian atlet pada nomor beregu maupun individu.
Rekapitulasi Prestasi Sejumlah Cabor
Berdasarkan rekapitulasi sementara, Wushu Kabupaten Solok berhasil meraih gelar juara umum dengan perolehan delapan medali emas, 10 perak, dan delapan perunggu, sehingga total mengumpulkan 26 medali.
Pada cabang bulu tangkis, Kabupaten Solok menjadi peraih medali emas terbanyak dengan tiga emas dari lima nomor yang dipertandingkan, sementara perolehan medali perak dan perunggu masih menunggu rekapitulasi lengkap.
Prestasi juga ditorehkan cabang karate yang menempati posisi juara umum II dengan empat emas, empat perak, dan delapan perunggu atau total 16 medali. Hasil serupa diraih Kick Boxing dengan posisi juara umum II setelah mengumpulkan empat emas, 10 perak, dan empat perunggu, sehingga total meraih 18 medali.
Sementara itu, Perbakin Kabupaten Solok menempati posisi juara II tingkat provinsi dengan perolehan tiga emas, enam perak, dan dua perunggu atau total 11 medali.
Capaian kelima cabang olahraga tersebut menjadi bagian dari rekam prestasi kontingen Kabupaten Solok pada Porprov XVI Sumatera Barat 2026. Namun, rekapitulasi ini belum menggambarkan keseluruhan prestasi kontingen karena data lengkap seluruh cabang olahraga serta klasemen akhir resmi masih perlu dicocokkan dengan hasil yang diterbitkan panitia Porprov.
Menjadi Bahan Evaluasi Pembinaan Olahraga
Beragam capaian tersebut dapat menjadi bahan evaluasi bagi pengurus cabang olahraga dan KONI Kabupaten Solok untuk memetakan kekuatan atlet, menilai efektivitas pembinaan, serta menyusun strategi menghadapi kompetisi berikutnya.
Keberhasilan meraih medali pada sejumlah cabang olahraga perlu diikuti dengan pembinaan berkelanjutan, peningkatan kualitas pelatih, serta regenerasi atlet agar prestasi yang dicapai dapat dipertahankan dan ditingkatkan.
Selain itu, rekapitulasi resmi seluruh hasil pertandingan menjadi penting untuk memberikan gambaran menyeluruh mengenai pencapaian kontingen Kabupaten Solok pada Porprov XVI Sumatera Barat 2026.
Data tersebut tidak hanya berfungsi sebagai catatan prestasi, tetapi juga dapat menjadi dasar perencanaan pembinaan olahraga daerah untuk menghadapi kompetisi berikutnya.
Dengan sejumlah prestasi yang telah tercatat, Kabupaten Solok memiliki modal untuk memperkuat pembinaan olahraga daerah.
Evaluasi berdasarkan hasil pertandingan dan kebutuhan masing-masing cabang diharapkan menjadi dasar dalam meningkatkan daya saing atlet pada masa mendatang.
(C8N)
#senyuman08


