CREW 8 NEWS|SAWAHLUNTO – Pembangunan desa tidak hanya berbicara tentang jalan, infrastruktur, maupun fasilitas umum. Peningkatan kualitas kehidupan masyarakat juga menjadi bagian penting yang harus mendapat perhatian.
Semangat tersebut terlihat dalam pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 di Desa Batu Tanjung, Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto, Kamis (29/10/2026).
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Satgas TMMD Kodim 0310/SS menghadirkan sejumlah kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Mulai dari penyuluhan hingga penyerahan bantuan sembako kepada warga yang membutuhkan.
Kegiatan ini turut disaksikan Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) yang dipimpin Brigjen TNI Hendri Wijaya, S.E., dalam kunjungan kerjanya ke lokasi TMMD.
Di hadapan masyarakat, berbagai materi penyuluhan disampaikan, mencakup wawasan kebangsaan, bela negara, kesehatan, serta keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Penyuluhan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat agar semakin memahami pentingnya menjaga persatuan, memperhatikan kesehatan keluarga, dan menciptakan lingkungan yang aman.
Tidak berhenti pada edukasi, perhatian terhadap masyarakat juga diwujudkan melalui penyaluran paket sembako. Bantuan diserahkan secara langsung kepada warga kurang mampu, termasuk masyarakat lanjut usia.
Momen penyerahan bantuan tersebut memperlihatkan interaksi langsung antara personel TNI dan masyarakat. Kehadiran aparat di tengah warga tidak hanya melalui pelaksanaan tugas pembangunan, tetapi juga melalui kepedulian terhadap kondisi sosial masyarakat.
Brigjen TNI Hendri Wijaya, S.E., menegaskan bahwa keberhasilan TMMD tidak boleh hanya dilihat dari capaian pembangunan fisik. Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari tujuan program tersebut.
“Program TMMD bukan semata-mata tentang pembangunan infrastruktur, tetapi juga bagaimana TNI hadir di tengah masyarakat untuk memberikan manfaat nyata. Pembangunan fisik harus berjalan beriringan dengan pembangunan sumber daya manusia, penguatan wawasan kebangsaan, kesadaran kesehatan, serta kepedulian terhadap keamanan lingkungan.
Melalui kegiatan penyuluhan dan bantuan sosial ini, kami berharap masyarakat tidak hanya merasakan manfaat pembangunan, tetapi juga semakin memahami pentingnya persatuan, gotong royong, dan kebersamaan.
TNI berasal dari rakyat dan akan selalu hadir bersama rakyat. Karena itu, kemanunggalan TNI dengan masyarakat harus terus dipelihara. Keberhasilan TMMD bukan hanya diukur dari berapa banyak infrastruktur yang dibangun, tetapi juga dari sejauh mana program ini memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat,” ujar Brigjen TNI Hendri Wijaya.
Pesan tersebut menegaskan bahwa pembangunan desa membutuhkan pendekatan menyeluruh. Infrastruktur yang memadai perlu diimbangi dengan masyarakat yang memiliki pengetahuan, kepedulian, serta kemampuan menjaga lingkungan dan kehidupan sosialnya.
Melalui perpaduan sasaran fisik dan nonfisik, TMMD ke-130 di Kota Sawahlunto diharapkan mampu memperkuat semangat gotong royong sekaligus meningkatkan hubungan kemitraan antara TNI dan masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dansatgas TMMD ke-130 Letkol Inf Dicky Sakti Maulana, S.Hub.Int., unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Talawi, serta personel Satgas TMMD.
(CREW 8 NEWS)




