Usai Peluncuran Nagari Creative Hub, Wagub Vasko, Bupati Annisa dan Rombongan Berbaur di Pasar Malam Sikabau

CREW 8 NEWS | SIKABAU, DHARMASRAYA — Rangkaian kunjungan kerja Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, bersama Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, di Kabupaten Dharmasraya, Jumat (30/10/2026), diwarnai suasana penuh keakraban. Usai menghadiri peluncuran program Nagari Creative Hub (NCH) di Nagari Sungai Duo, keduanya bersama rombongan menyempatkan diri mengunjungi pasar malam di Nagari Sikabau.

Kunjungan tersebut menghadirkan suasana berbeda dari agenda pemerintahan yang sebelumnya dijalani. Setelah mengikuti kegiatan formal terkait pengembangan ekonomi kreatif dan pemberdayaan masyarakat nagari, rombongan memilih menikmati hiburan rakyat sekaligus berinteraksi langsung dengan masyarakat.

Kehadiran rombongan disambut antusias warga dan para pengunjung. Kawasan pasar malam yang dipadati masyarakat dengan berbagai wahana permainan dan stan kuliner semakin semarak ketika rombongan tiba.

Menariknya, kunjungan tersebut tidak berlangsung dalam suasana protokoler pemerintahan. Wagub Vasko, Bupati Annisa, dan sejumlah anggota rombongan tampak membaur bersama masyarakat, bahkan ikut mencoba beberapa permainan yang tersedia di kawasan pasar malam.

Gelak tawa dan suasana santai mewarnai kebersamaan tersebut. Tidak hanya menikmati wahana permainan, rombongan juga menyempatkan diri ngopi santai di salah satu stan pasar malam.

Sambil menikmati kopi, mereka terlihat berbincang dan berinteraksi dengan masyarakat yang tengah menikmati suasana malam di Nagari Sikabau.

Sejumlah warga pun memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berswafoto dan mengabadikan momen bersama Wakil Gubernur Sumatera Barat dan Bupati Dharmasraya.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan turut didampingi tokoh masyarakat Nagari Sikabau, Herianto Datuk Bandaro, yang akrab disapa Datuk Anto.

Sebelum mengunjungi pasar malam Sikabau, Vasko bersama Bupati Annisa menghadiri peluncuran program Nagari Creative Hub (NCH) di Nagari Sungai Duo, Kecamatan Sitiung.

Program ini merupakan salah satu upaya mendorong penguatan ekonomi masyarakat nagari melalui pengembangan kreativitas, pemberdayaan UMKM, serta pemanfaatan teknologi digital.

Nagari Creative Hub dirancang sebagai ruang kolaborasi untuk mengembangkan potensi ekonomi lokal. Melalui fasilitas yang tersedia, masyarakat diharapkan memiliki ruang untuk memasarkan produk, mengembangkan usaha, sekaligus memperkenalkan potensi seni dan budaya nagari.

Di Sungai Duo, fasilitas NCH mencakup panggung kesenian, Lapau Nagari sebagai ruang aktivitas ekonomi dan pemasaran produk UMKM, Teras Nagari sebagai ruang informasi dan interaksi masyarakat, serta dukungan akses internet publik.

Sebanyak 17 tenant UMKM turut mengisi kawasan tersebut dengan berbagai produk kuliner dan kriya lokal.

Program ini juga diarahkan untuk mendorong pelaku UMKM beradaptasi dengan perkembangan pemasaran digital, mulai dari pemanfaatan media sosial, siaran langsung atau live streaming, hingga platform perdagangan elektronik.

Salah satu gambaran manfaat pemasaran digital terlihat dari pengalaman pelaku usaha lokal yang dilaporkan mampu memperoleh omzet sekitar Rp950 ribu dalam satu jam melalui pemasaran produk menggunakan siaran langsung TikTok, bahkan sebelum peluncuran resmi NCH.

Kehadiran program ini diharapkan dapat membuka peluang lebih luas bagi pelaku usaha, generasi muda, komunitas kreatif, serta masyarakat dalam mengembangkan potensi ekonomi berbasis nagari.

Melalui pendekatan tersebut, nagari tidak hanya menjadi pusat aktivitas pemerintahan dan pelayanan publik, tetapi juga diharapkan berkembang sebagai ruang tumbuhnya inovasi, kreativitas, dan peluang ekonomi baru.

Rangkaian kunjungan kerja tersebut menghadirkan dua suasana yang saling melengkapi. Peluncuran Nagari Creative Hub menjadi bagian dari agenda pengembangan ekonomi kreatif dan pemberdayaan masyarakat, sementara kunjungan ke pasar malam Sikabau memperlihatkan suasana kebersamaan di tengah aktivitas sosial dan ekonomi warga.

Pasar malam bukan sekadar tempat masyarakat menikmati hiburan. Di balik keramaian wahana permainan, terdapat aktivitas ekonomi masyarakat yang melibatkan pedagang kecil, pelaku usaha kuliner, serta penyedia berbagai hiburan rakyat.

Kehadiran Wagub, Bupati, dan rombongan di tengah aktivitas tersebut menjadi ruang perjumpaan yang lebih santai antara pemerintah dan masyarakat. Tidak ada suasana formal seperti dalam agenda pemerintahan, melainkan interaksi sederhana melalui permainan, obrolan ringan, dan ngopi bersama.

Momen tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa kehidupan nagari memiliki banyak ruang yang dapat menjadi titik pertemuan antara pembangunan ekonomi, kreativitas, aktivitas sosial, dan kebersamaan masyarakat.

Dari Sungai Duo hingga Sikabau, rangkaian kunjungan Wagub Sumbar bersama Bupati Dharmasraya dan rombongan tidak hanya diisi agenda pembangunan, tetapi juga diwarnai kebersamaan dengan masyarakat dalam suasana hiburan rakyat.

OP’07

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini