CREW 8 NEWS | BUKITTINGGI
Kota Sawahlunto berhasil meraih gelar Juara Umum Wirakarya Jambore Kader PKK ke-XXII Tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun 2026. Penetapan tersebut diumumkan dalam acara penutupan yang digelar di Istana Bung Hatta, Kota Bukittinggi, Kamis (3/9/2026).
Keberhasilan Sawahlunto menjadi penutup dari persaingan kader-kader terbaik utusan 19 kabupaten dan kota selama kegiatan yang berlangsung pada 1–3 September 2026. Jambore tersebut dirangkai dengan Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tingkat Provinsi Sumatera Barat.
Kegiatan mengusung tema “Bersinergi, Berprestasi, dan Menginspirasi Melalui 10 Program Pokok PKK, Mewujudkan Keluarga Berkualitas Menuju Indonesia Emas 2045”. Selain menjadi ajang kompetisi, jambore diarahkan untuk meningkatkan kapasitas, memperkuat jejaring, dan menjadi ruang pertukaran pengalaman antarkader PKK.
Berdasarkan keputusan yang dibacakan dalam penutupan, Kota Sawahlunto ditetapkan sebagai juara umum setelah mengumpulkan prestasi dari sejumlah cabang. Kontingen Sawahlunto meraih Juara I Defile dan Juara I Bermain Peran Sanitasi Total Berbasis Masyarakat atau STBM.
Sawahlunto juga memperoleh Juara II Solo Song, Juara III Paduan Suara, Juara III Cerdas Cermat, serta Harapan I Kampanye Pengelolaan Sampah. Akumulasi capaian tersebut mengantarkan Sawahlunto memperoleh piala tetap dan piala bergilir Juara Umum Jambore Kader PKK ke-XXII.
Ketua TP-PKK Kota Sawahlunto bersama perwakilan kontingen kemudian dipanggil ke panggung untuk menerima penghargaan. Panitia penutupan juga menyampaikan harapan agar piala bergilir tersebut dapat dipertahankan Sawahlunto pada penyelenggaraan berikutnya.
Penutupan kegiatan dihadiri Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy, Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat Arry Yuswandi, Ketua TP-PKK Sumbar Ny. Harneli Mahyeldi, Staf Ahli TP-PKK Sumbar Ny. Dianita Maulin Vasko, serta jajaran pengurus TP-PKK dan kepala perangkat daerah.
Hadir pula Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias bersama jajaran pemerintah kota, kepala daerah dan perwakilan pemerintah kabupaten dan kota, pimpinan instansi vertikal, organisasi perempuan istri Forkopimda, serta ketua dan staf ahli TP-PKK dari berbagai daerah.
Wakil Gubernur Vasko Ruseimy menyampaikan sambutan sekaligus menutup secara resmi rangkaian Jambore Kader PKK dan HKG PKK. Penyerahan penghargaan turut melibatkan Ketua TP-PKK Sumbar, Staf Ahli TP-PKK Sumbar, Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat, dan pejabat terkait.
Selain Juara Umum Jambore yang diraih Sawahlunto, panitia juga menetapkan dua juara umum dalam Lomba Gerakan PKK. Kabupaten Pasaman menjadi Juara Umum Lomba Gerakan PKK kategori kabupaten, sedangkan Kota Padang Panjang meraih Juara Umum Lomba Gerakan PKK kategori kota.
Ketiga gelar tersebut merupakan penghargaan yang berbeda. Kabupaten Pasaman bukan Juara Umum Wirakarya Jambore, melainkan Juara Umum Lomba Gerakan PKK kategori kabupaten. Pasaman meraih Juara I PAREDI, Juara I Kampung Mandiri, Juara II Kawasan Aku Hatinya PKK, serta Juara III Kelembagaan dan Tertib Administrasi PKK.
Sementara itu, Kota Padang Panjang meraih Juara Umum Gerakan PKK kategori kota melalui wakilnya, Kelurahan Bukit Surungan, Kecamatan Padang Panjang Barat. Capaian tersebut meliputi Juara I Kelembagaan dan Tertib Administrasi PKK, Juara I Kampung Mandiri, Juara I PHBS Plus, serta Juara III PAREDI dan Kawasan Aku Hatinya PKK.
Keberhasilan Sawahlunto menjadi catatan penting dalam peta prestasi Jambore Kader PKK Sumatera Barat. Pada beberapa edisi sebelumnya, Kabupaten Solok menjadi salah satu kontingen yang mendominasi dengan tiga kali meraih gelar juara umum, masing-masing pada 2021, 2023, dan 2024. Dua gelar terakhir diraih secara berturut-turut.
Pada penyelenggaraan 2026, Kabupaten Solok tetap membawa pulang prestasi melalui Juara I Solo Song. Perwakilannya juga meraih sejumlah posisi harapan dalam penilaian Dasawisma Berprestasi dan Lomba Gerakan PKK. Namun, akumulasi hasil tersebut belum mampu mengantarkan Kabupaten Solok kembali menduduki posisi tertinggi.
Pergantian juara memperlihatkan semakin kompetitifnya pembinaan kader PKK antardaerah. Pengalaman menjadi juara pada edisi sebelumnya tidak secara otomatis menjamin sebuah kontingen kembali berada di posisi tertinggi tanpa kesiapan peserta, pembinaan berkelanjutan, dan konsistensi penampilan dalam setiap cabang.
Bagi Kota Sawahlunto, gelar juara umum merupakan hasil kerja kolektif TP-PKK bersama pemerintah kota, perangkat daerah, kecamatan, desa dan kelurahan, pendamping, serta seluruh pihak yang terlibat dalam persiapan kontingen.
Prestasi itu sekaligus membawa tanggung jawab untuk menerapkan pengetahuan, inovasi, dan keterampilan yang ditampilkan selama jambore ke tengah masyarakat. Keberhasilan dalam perlombaan diharapkan berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pemberdayaan keluarga dan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK secara berkelanjutan.
Setelah Kabupaten Solok mendominasi sejumlah edisi sebelumnya, keberhasilan Sawahlunto meraih Juara Umum Jambore Kader PKK ke-XXII menandai perubahan peta prestasi. Capaian tersebut juga membuktikan kesiapan dan kapasitas kader TP-PKK Kota Sawahlunto untuk tampil sebagai yang terbaik di tingkat Provinsi Sumatera Barat.
(C8N)
#senyuman08






