DHARMASRAYA, Crew8 News,- Pemerintah Kabupaten Dharmasraya resmi memiliki Sekretaris Daerah (Sekda) definitif setelah Bupati Annisa Suci Ramadhani melantik Medison, S.Sos., M.Si., Kamis (7/5/2026). Pelantikan yang berlangsung di Auditorium Kantor Bupati Dharmasraya, Pulau Punjung itu sekaligus menandai dimulainya tugas baru Medison sebagai motor penggerak birokrasi pemerintahan daerah.
Prosesi pelantikan dirangkai dengan serah terima jabatan (sertijab), penandatanganan pakta integritas, serta pengambilan sumpah jabatan. Medison menggantikan Penjabat (Pj) Sekda sebelumnya, Jasman Rizal, yang selama beberapa waktu terakhir menjalankan roda administrasi pemerintahan daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Annisa Suci Ramadhani menegaskan bahwa jabatan Sekda memiliki posisi strategis dalam memastikan arah kebijakan pemerintah berjalan efektif, terukur, dan mampu diterjemahkan ke dalam kerja birokrasi yang nyata di lapangan.
Menurutnya, Sekda bukan hanya bertugas sebagai koordinator administrasi pemerintahan, tetapi juga menjadi figur sentral dalam menjaga stabilitas organisasi perangkat daerah (OPD), memperkuat komunikasi lintas sektor, dan memastikan program prioritas kepala daerah berjalan sesuai target pembangunan.
“Pemerintah daerah membutuhkan birokrasi yang kuat, solid, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Sekda harus mampu menjadi akselerator pembangunan daerah sekaligus penjaga ritme organisasi pemerintahan,” ujar Annisa.
Ia juga menekankan pentingnya inovasi birokrasi yang lebih berorientasi pada outcome atau hasil yang terukur, terutama dalam mendukung potensi daerah dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Perkuat birokrasi sebagai akselerasi yang dapat menunjang seluruh potensi daerah. Pemerintahan hari ini dituntut bekerja cepat, tepat, dan memberi dampak langsung kepada masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Medison dalam pernyataan perdananya usai dilantik menegaskan komitmennya untuk langsung bekerja membangun konsolidasi internal pemerintahan Kabupaten Dharmasraya. Ia menyebut terdapat tiga fokus utama yang akan menjadi prioritas pada masa awal kepemimpinannya sebagai Sekda definitif.
Fokus pertama adalah memperkuat soliditas birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya. Menurutnya, kekompakan antar lembaga dan OPD menjadi fondasi penting dalam menjalankan program pembangunan daerah secara efektif.
“Kita ingin membangun kerja sama internal yang lebih kuat agar seluruh perangkat daerah bergerak dalam satu irama untuk kepentingan masyarakat,” ujar Medison.
Prioritas kedua adalah melakukan akselerasi terhadap berbagai program strategis pemerintah daerah. Ia menilai percepatan realisasi program menjadi penting agar visi pembangunan daerah dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Program-program prioritas kepala daerah harus berjalan cepat, tepat sasaran, dan memiliki dampak nyata terhadap pembangunan serta kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Sedangkan fokus ketiga adalah peningkatan kualitas pelayanan publik dengan mengedepankan integritas aparatur pemerintahan. Medison menegaskan pelayanan kepada masyarakat harus menjadi orientasi utama birokrasi modern.
“Pelayanan publik harus semakin baik, profesional, dan berintegritas. Kepercayaan masyarakat kepada pemerintah dibangun dari kualitas pelayanan yang mereka rasakan langsung,” tegasnya.
Sebelum dipercaya menjabat Sekda Dharmasraya, Medison diketahui menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Solok sejak Januari 2022. Pengalaman tersebut dinilai menjadi modal penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan dan percepatan pembangunan di Dharmasraya.
Perpindahan Medison ke Dharmasraya juga dipandang sebagai bagian dari penguatan struktur pemerintahan daerah guna mendukung visi pembangunan “Dharmasraya Sejahtera Merata” yang tengah dijalankan pemerintah daerah.
(C8N)
#senyuman08






