Crew8 News
Solok — Ketahanan pangan di wilayah Solok dipastikan berada dalam kondisi aman. Perum Bulog Kantor Cabang Solok menyebutkan cadangan beras pemerintah (CBP) yang tersimpan di gudang Bulog saat ini mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun 2026.
Pemimpin Cabang Bulog Solok, Hendra Kurniawan, mengatakan kuatnya stok beras tersebut tidak terlepas dari optimalisasi penyerapan gabah dan beras dari petani lokal yang terus dilakukan secara konsisten. Upaya ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan sekaligus mengendalikan harga pangan di daerah.
“Stok beras di gudang Bulog Cabang Solok dalam kondisi aman dan dipastikan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga akhir 2026,” kata Hendra, Selasa (10/3/2026).
Menurutnya, Bulog secara berkelanjutan melakukan pengadaan gabah dan beras untuk memperkuat cadangan pangan pemerintah. Sinergi dengan para petani di wilayah kerja Bulog Cabang Solok juga menjadi faktor penting dalam memastikan ketersediaan bahan pangan tetap stabil di tengah dinamika pasar.
Selain beras, Bulog Cabang Solok juga memastikan ketersediaan sejumlah komoditas pangan lainnya. Beberapa di antaranya seperti minyak goreng merek Minyakita dan gula pasir yang saat ini juga tersedia dengan stok yang cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Di samping menjaga ketersediaan stok, Bulog juga menjalankan intervensi pasar melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM). Program ini bertujuan untuk menjaga keterjangkauan harga bahan pokok bagi masyarakat sekaligus membantu pengendalian inflasi di sektor pangan.
Pelaksanaan GPM dilakukan melalui dua mekanisme, yakni penjualan langsung oleh Bulog di berbagai titik strategis serta kegiatan kolaboratif bersama pemerintah daerah melalui Dinas Pangan dan Dinas Perdagangan.
Melalui program tersebut, masyarakat dapat memperoleh bahan pangan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar. Kehadiran program ini diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat sekaligus menstabilkan harga komoditas pangan.
Hendra menegaskan dengan stok yang memadai serta distribusi yang terus berjalan, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan bahan pokok.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying. Stok pangan aman dan distribusi terus kami lakukan secara merata melalui pasar tradisional maupun mitra resmi Bulog,” ujarnya.
Ia menambahkan, penguatan cadangan pangan serta stabilisasi harga melalui berbagai program yang dijalankan Bulog diharapkan dapat terus menjaga ketahanan pangan sekaligus mendukung stabilitas ekonomi masyarakat di wilayah Solok.
“Distribusi akan terus kami lakukan secara merata di seluruh wilayah kerja Bulog Cabang Solok sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan pangan,” katanya.
(C8N)
#senyuman08






