CREW 8 NEWS| SOLOK
Kapolres Solok AKBP Rini Anggraini, S.S., S.I.K., turun langsung melakukan pengecekan sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) di wilayah Alahan Panjang, Kabupaten Solok, Rabu (9/9/2026).
Pengecekan lapangan tersebut menjadi bagian dari langkah Polres Solok dalam memastikan seluruh rangkaian pemungutan suara Pilwana berlangsung aman, tertib dan kondusif. Kapolres melihat langsung kondisi TPS, situasi lingkungan sekitar, kesiapan personel pengamanan serta aktivitas masyarakat yang datang menggunakan hak pilih.
Kehadiran pimpinan kepolisian di lokasi pemungutan suara menunjukkan bahwa aspek keamanan menjadi bagian penting dalam pelaksanaan demokrasi di tingkat nagari. Polisi memastikan masyarakat dapat menjalankan hak pilihnya dalam suasana aman, sementara proses pemilihan berlangsung sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.
Dalam pelaksanaan Pilwana, masing-masing institusi menjalankan fungsi sesuai kewenangannya. Polres Solok berfokus pada aspek keamanan dan ketertiban, sementara penyelenggaraan teknis pemilihan dilaksanakan oleh panitia Pilwana sesuai ketentuan yang berlaku.
Karena itu, pengecekan langsung yang dilakukan Kapolres menjadi bagian dari koordinasi kelembagaan untuk memastikan situasi di lapangan tetap terkendali selama proses pemungutan suara.
Pilwana Serentak Kabupaten Solok pada 9 September 2026 dilaksanakan di 23 nagari. Momentum tersebut menjadi bagian penting dalam proses demokrasi pemerintahan nagari, karena masyarakat secara langsung menentukan pemimpin yang akan menjalankan pemerintahan di tingkat nagari.
Dalam situasi tersebut, keberadaan aparat kepolisian di sekitar TPS diarahkan untuk menjaga suasana tetap aman dan tertib. Personel pengamanan menjalankan tugas secara profesional dengan mengedepankan langkah preventif serta menjaga situasi agar seluruh tahapan pemungutan suara dapat berlangsung dengan baik.
Kapolres Solok melalui pengecekan langsung tersebut juga memperlihatkan pola kepemimpinan lapangan. Kondisi TPS dipantau secara langsung untuk memperoleh gambaran faktual mengenai pelaksanaan pengamanan pada hari pemungutan suara.
Bagi kepolisian, keamanan TPS merupakan bagian dari tanggung jawab menjaga keseluruhan tahapan Pilwana. Mulai dari masyarakat datang ke TPS, proses pemungutan suara, hingga berakhirnya kegiatan di lokasi pemilihan, situasi keamanan menjadi perhatian aparat.
Di sisi lain, masyarakat tetap menjadi aktor utama dalam proses demokrasi tersebut. Pengamanan kepolisian memberikan ruang yang aman agar masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya secara bebas sesuai ketentuan.
Pola pengamanan tersebut menegaskan peran Polres Solok dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama proses demokrasi di tingkat nagari berlangsung.
Pengecekan Kapolres di Alahan Panjang juga menjadi pesan kelembagaan bahwa kesiapan pengamanan tidak hanya diukur dari jumlah personel yang ditempatkan di TPS. Yang tidak kalah penting adalah kemampuan aparat membaca situasi, berkoordinasi dengan unsur terkait dan merespons setiap persoalan secara proporsional.
Dengan pengecekan langsung tersebut, Polres Solok memastikan jajaran pengamanan berada dalam kondisi siap menjalankan tugas hingga seluruh rangkaian pemungutan suara selesai.
Bagi AKBP Rini Anggraini, pengamanan Pilwana merupakan bagian dari tugas kepolisian dalam menjamin masyarakat dapat menjalankan hak pilihnya dalam suasana aman, tertib dan kondusif.
Polisi menjaga keamanan, panitia menjalankan tahapan pemilihan, dan masyarakat menentukan pilihannya. Keseluruhan proses tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan demokrasi di tingkat nagari Kabupaten Solok.
(C8N)
#senyuman08






