Tak Berhenti di Masa Darurat, Kodaeral II Padang Siap Dukung Pemulihan Galodo Arosuka

CREW 8 NEWS | AROSUKA, SOLOK

Penanganan dampak galodo yang melanda kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, memasuki hari ke-14. Di tengah proses pembersihan sejumlah fasilitas pemerintahan, Kodaeral II Padang memastikan dukungan personelnya tetap berjalan hingga masa tanggap darurat selesai dan siap dilanjutkan pada tahap pemulihan.

Kodaeral II Padang merupakan salah satu unsur yang sejak awal ikut memperkuat Satgas Gulbencal Arosuka. Personel mulai terlibat pada hari kedua masa tanggap darurat dan hingga kini masih menjalankan tugas di sejumlah titik terdampak.

Dansatgas Gulbencal Arosuka, Letkol Mar Afrison, mengatakan keberadaan personel Kodaeral II Padang akan disesuaikan dengan kebutuhan penanganan di lapangan.

“Kami tetap berpartisipasi sampai tanggap darurat berakhir,” kata Afrison.

Menurutnya, kesiapan tersebut juga berlaku ketika penanganan bencana memasuki tahapan berikutnya. Kodaeral II Padang, kata dia, siap memberikan dukungan baik ketika operasi masih berada dalam fase tanggap darurat maupun saat memasuki proses pemulihan.

“Kodaeral II selalu siap berpartisipasi dalam penanganan bencana, baik dalam masa tanggap darurat maupun pemulihan,” ujarnya.

Pada hari ke-14, fokus pekerjaan personel antara lain diarahkan ke lingkungan Kantor DPRD Kabupaten Solok. Setelah mengikuti apel gabungan Satgas di halaman Kantor Bupati Solok pada pukul 07.30 WIB, personel bergerak menuju lokasi sekitar pukul 07.50 WIB.

Mulai pukul 08.00 WIB, personel bersama Yon TP 951 PM melaksanakan pembersihan bagian dalam gedung DPRD. Pekerjaan tersebut dilakukan bersamaan dengan penanganan material kayu oleh tim khusus yang menggunakan chainsaw.

Batang pohon berukuran besar yang masih berada di sekitar kawasan kantor menjadi salah satu material yang harus ditangani. Selain kayu, kawasan terdampak juga masih menyisakan tanah, lumpur serta bongkahan batu akibat terjangan galodo.

Pekerjaan sempat dihentikan untuk istirahat dan kembali dilanjutkan pada pukul 13.30 WIB. Tim chainsaw kembali menangani material kayu, sementara Tim 1 meneruskan pembersihan gedung DPRD hingga sekitar pukul 16.00 WIB.

Pembersihan sejumlah fasilitas terdampak juga dibantu alat berat untuk mempercepat pengangkutan material yang tidak dapat ditangani secara manual.

Seiring diperpanjangnya masa tanggap darurat selama tujuh hari, Satgas Gulbencal masih memiliki waktu tambahan untuk menuntaskan sejumlah pekerjaan prioritas, terutama membersihkan fasilitas pelayanan pemerintahan dan membuka kembali akses serta ruang pelayanan yang terdampak.

Bagi Kodaeral II Padang, keterlibatan dalam penanganan galodo Arosuka bukan sekadar dukungan pada saat kondisi darurat. Kesiapan melanjutkan partisipasi pada fase pemulihan menjadi bagian dari komitmen untuk membantu pemerintah daerah dan unsur terkait memulihkan kawasan terdampak secara bertahap.

(C8N)

#senyuman08

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini