Gerindra Sumbar Kerahkan Alat Berat Percepat Penanganan Galodo Arosuka

CREW 8 NEWS| SOLOK

Penanganan dampak banjir bandang atau galodo yang menerjang kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, terus dilakukan. Dukungan alat berat dan relawan dikerahkan untuk mempercepat pembersihan material bencana yang menutup sejumlah kawasan terdampak.

Gerindra Sumatera Barat mengerahkan sejumlah alat berat dan personel untuk membantu proses penanganan di lapangan.

Pada Selasa (22/9/2026), Ketua Gerindra Sumatera Barat Andre Rosiade, setelah berkoordinasi dengan Ketua DPC Gerindra Kabupaten Solok Jon Firman Pandu, mengirimkan tiga unit ekskavator, dua dump truck dan dua unit tangki air ke lokasi terdampak.

Dukungan tersebut kembali ditambah pada Rabu (23/9/2026), berupa dua unit ekskavator dan dua dump truck.

Alat berat tersebut digunakan untuk membersihkan material lumpur, tanah, kayu dan batu yang terbawa arus banjir bandang dan menutup sejumlah titik di kawasan terdampak.

Galodo menerjang Nagari Batang Barus dan Nagari Koto Gaek Guguak, Kecamatan Gunung Talang, pada Senin (21/9/2026). Bencana tersebut berdampak terhadap permukiman warga dan kawasan pemerintahan Kabupaten Solok. Sejumlah fasilitas perkantoran organisasi perangkat daerah juga terdampak.

Di tengah proses pembersihan, unsur relawan Gerindra turut melakukan koordinasi untuk memastikan pekerjaan di lapangan berjalan sesuai kebutuhan penanganan bencana.

Dalam briefing bersama Laskar Gerindra Kabupaten Solok, Rabu (23/9/2026), Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Solok Hafni Hafiz meminta seluruh unsur yang terlibat memaksimalkan kemampuan untuk membantu masyarakat terdampak.

“Dalam kondisi seperti ini, seluruh kemampuan harus kita maksimalkan. Yang terpenting adalah bagaimana kehadiran kita benar-benar membantu korban dan mempercepat pemulihan lingkungan,” kata Hafni.

Ia juga mengingatkan para relawan agar tetap mengutamakan keselamatan serta berkoordinasi dengan petugas dan unsur pemerintah yang berada di lokasi.

Anggota DPRD Kabupaten Solok dari Fraksi Gerindra, Iskan Nofis, mengatakan dukungan terhadap kebutuhan lapangan perlu terus diperkuat seiring proses penanganan yang masih berlangsung.

“Kita harus semakin kompak, bergerak dan berdampak. Jangan sampai ada energi yang terbuang, sementara masyarakat membutuhkan bantuan,” ujarnya.

Menurut dia, penanganan pascabencana membutuhkan keterlibatan berbagai unsur, mulai dari dukungan alat berat, tenaga relawan, logistik hingga pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat.

Di lapangan, Laskar Gerindra Kabupaten Solok bersama Laskar Gerindra Kota Solok ikut membantu proses pembersihan material di sejumlah titik terdampak.

Kehadiran alat berat dinilai membantu mempercepat pekerjaan, mengingat material yang terbawa galodo terdiri atas lumpur, tanah, kayu dan batu dengan volume yang membutuhkan peralatan mekanis.

“Yang kami butuhkan sekarang memang alat dan tenaga untuk membersihkan material. Kalau alat berat datang, pekerjaan menjadi lebih cepat,” ujar seorang warga.

Dukungan relawan juga dijadwalkan diperluas dengan melibatkan Laskar Gerindra dari sejumlah kabupaten dan kota lainnya di Sumatera Barat.

Penanganan di kawasan terdampak kini berjalan melalui kerja bersama berbagai unsur. Selain pembersihan material, kebutuhan warga, akses lingkungan, serta pemulihan fasilitas yang terdampak menjadi bagian dari pekerjaan pascabencana.

Dalam kondisi darurat seperti ini, percepatan penanganan di lapangan menjadi salah satu kebutuhan utama agar kawasan terdampak dapat kembali berfungsi dan masyarakat memperoleh dukungan yang dibutuhkan.

(C8N)

#senyuman08

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini