CREW 8 NEWS| AROSUKA
Penanganan banjir bandang atau galodo yang menerjang kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, memasuki hari kedua, Selasa (22/9/2026). Tim gabungan sejak pagi melakukan pembersihan material, membuka akses jalan dan mendata kerusakan di sejumlah titik terdampak.
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi dan Kapolda Sumbar Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy bersama jajaran meninjau langsung sejumlah lokasi terdampak sejak Selasa pagi. Keduanya didampingi Wakil Bupati Solok H. Candra, S.H.I., bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Solok.
Peninjauan dilakukan ke sejumlah kawasan terdampak, mulai dari permukiman warga, fasilitas kesehatan hingga Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Solok.
Di lapangan, personel TNI-Polri, BPBD dan unsur terkait bekerja membersihkan material galodo yang terdiri atas lumpur, batu dan kayu. Sejumlah alat berat dikerahkan untuk memindahkan material berukuran besar yang menutup badan jalan dan fasilitas umum.
Pembukaan akses transportasi menjadi salah satu prioritas penanganan. Material galodo sebelumnya menutup ruas Jalan Raya Solok-Padang sehingga arus kendaraan terganggu.
Galodo menerjang kawasan Arosuka pada Senin (21/9) malam setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut. Aliran deras membawa material dari kawasan hulu berupa lumpur, pasir, batu, kayu dan material longsoran hingga masuk ke kawasan perkantoran pemerintah dan permukiman.
Sejumlah kantor pemerintahan dilaporkan terdampak. Material juga masuk ke kawasan rumah warga dan menimbun sejumlah ruas jalan serta jembatan.
Bencana tersebut menyebabkan warga mengalami luka-luka. Salah satu korban harus mendapat rujukan ke rumah sakit di Kota Padang, sementara korban lainnya mendapat perawatan di RSUD Arosuka.
Pendataan terhadap warga dan kerusakan masih dilakukan. Tim gabungan juga melakukan penyisiran di sejumlah lokasi untuk memastikan tidak ada warga yang masih terjebak atau belum ditemukan.
Proses pembersihan dilakukan secara bertahap dengan memprioritaskan akses yang digunakan masyarakat serta fasilitas pelayanan publik. Petugas juga mengantisipasi kemungkinan munculnya material susulan mengingat kondisi cuaca di kawasan terdampak.
Wakil Bupati Solok H. Candra bersama jajaran pemerintah daerah turut mendampingi proses penanganan di lapangan dan memastikan kebutuhan warga terdampak menjadi bagian dari penanganan darurat.
Hingga Selasa siang, proses pembersihan, evakuasi dan pendataan masih berlangsung. Pemerintah bersama unsur TNI-Polri dan tim kebencanaan terus berupaya memulihkan akses sekaligus memastikan keselamatan warga di kawasan terdampak galodo Arosuka.
(C8N)
#senyuman08






