Kodaeral II dan Pemkot Payakumbuh Bergantian Perkuat Penanganan Banjir Bandang Solok

CREW 8 NEWS| SOLOK

Semangat gotong royong antarpemerintah daerah dan lintas institusi menguat dalam penanganan banjir bandang yang melanda Kabupaten Solok. Pada Rabu (23/9/2026), dukungan personel dan peralatan datang secara beruntun.

Setelah Pemerintah Kabupaten Solok menerima kedatangan Satgas unsur Kodaeral II Padang yang membawa 33 personel untuk membantu penanganan bencana, tidak lama berselang jajaran pemerintah daerah kembali menerima rombongan Pemerintah Kota Payakumbuh yang datang dengan kekuatan lebih besar.

Rombongan Pemkot Payakumbuh dipimpin Wakil Wali Kota Elzadaswarman, SKM., MPPM, dengan membawa sekitar 80 personel Satgas beserta tenaga dan peralatan penanggulangan bencana.

Kedatangan kedua unsur tersebut diterima langsung Wakil Bupati Solok H. Candra, S.H.I., Ketua DPRD Kabupaten Solok Ivoni Munir, S.Farm., Apt., Wakil Ketua DPRD Armen Plani, S.A.P., bersama Sekda dan jajaran BPBD Kabupaten Solok.

Rangkaian kedatangan bantuan tersebut memperlihatkan bahwa penanganan bencana di Kabupaten Solok tidak hanya mengandalkan sumber daya daerah terdampak. Dukungan bergerak dari berbagai unsur, dengan pemerintah daerah menjadi simpul koordinasi agar personel dan peralatan dapat diarahkan sesuai kebutuhan lapangan.

Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman mengatakan, kedatangan pihaknya merupakan bentuk solidaritas antardaerah dalam menghadapi musibah.

“Ketika saudara kita di Kabupaten Solok menghadapi musibah, pemerintah daerah tidak boleh berjalan sendiri. Payakumbuh datang membawa personel, tenaga Satgas dan peralatan yang kami miliki untuk membantu sesuai kebutuhan di lapangan. Ini adalah semangat gotong royong antarpemerintah daerah untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak,” kata Elzadaswarman.

Ia menegaskan, bantuan tersebut tidak sekadar mengirim personel, tetapi merupakan bentuk kepedulian sesama daerah di Sumatera Barat.

“Yang kita bawa bukan sekadar personel dan peralatan, tetapi semangat kebersamaan. Hari ini Solok membutuhkan bantuan, maka Payakumbuh hadir. Kita ingin memastikan masyarakat yang terdampak mendapatkan dukungan dan penanganan secepat mungkin,” ujarnya.

Sebelumnya, unsur Kodaeral II Padang juga telah tiba di Kabupaten Solok dengan kekuatan 33 personel, dipimpin Danyonmarhanlan II Padang Letkol Marinir Afrison Taufik dan didampingi Kapten Marinir Roni Mahendra.

Kehadiran unsur TNI AL tersebut diterima jajaran Pemkab Solok sebelum kemudian rombongan Pemkot Payakumbuh menyusul.

Ketua DPRD Kabupaten Solok Ivoni Munir mengapresiasi dukungan yang datang secara beruntun tersebut.

“Atas nama DPRD Kabupaten Solok, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang datang membantu. Dalam kondisi bencana seperti ini, yang kita butuhkan adalah kebersamaan, gotong royong dan kekuatan bersama untuk mempercepat penanganan masyarakat terdampak,” ujar Ivoni.

Menurutnya, musibah tidak mengenal batas administrasi pemerintahan.

“Ini bukan lagi persoalan batas kabupaten atau kota. Ketika masyarakat terkena musibah, kita semua adalah bagian dari masyarakat Sumatera Barat. Karena itu, sinergi seperti ini harus terus diperkuat,” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Solok H. Candra menyampaikan terima kasih atas dukungan Kodaeral II Padang maupun Pemkot Payakumbuh.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Solok mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan. Kehadiran personel dan peralatan dari Kodaeral II maupun Pemerintah Kota Payakumbuh sangat membantu kami dalam memperkuat penanganan bencana di lapangan,” kata Candra.

Candra menegaskan seluruh kekuatan yang datang akan dikoordinasikan agar tidak berjalan sendiri-sendiri.

“Kita akan koordinasikan seluruh kekuatan yang ada supaya bekerja secara terpadu. Prioritas kita adalah keselamatan masyarakat, penanganan titik-titik terdampak, pembersihan material, pemulihan akses dan memastikan kebutuhan masyarakat dapat segera ditangani,” ujarnya.

Dari rangkaian kedatangan tersebut, terlihat pola penanganan yang semakin terkonsolidasi. Kodaeral II datang dengan kekuatan personel, sementara Pemkot Payakumbuh membawa personel sekaligus peralatan penanggulangan bencana.

Bagi Kabupaten Solok, dukungan tersebut menjadi tambahan kekuatan dalam menghadapi dampak banjir bandang. Bagi daerah lain, kehadiran mereka menjadi bentuk nyata bahwa dalam situasi bencana, semangat gotong royong tidak berhenti pada batas wilayah administratif.

Hari ini Solok membutuhkan dukungan. Daerah lain datang membantu. Dari sinilah solidaritas antarpemerintah daerah menjadi kekuatan bersama untuk mempercepat penanganan dan pemulihan masyarakat terdampak.

(C8N)

#senyuman08

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini