SURAT TERBUKA Kepada Yth. Presiden Republik Indonesia Bapak H. Prabowo Subianto

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Dengan hormat,

Perkenankan kami, Advokasi Rakyat untuk Nusantara (ARUN) Sumatera Barat, menyampaikan suara hati masyarakat, khususnya para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berada di sekitar SPBU Koto Baru, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, serta pelaku usaha di berbagai daerah di Sumatera Barat yang mengalami dampak serupa akibat antrean panjang kendaraan untuk mendapatkan BBM jenis Bio Solar bersubsidi.

Bapak Presiden yang kami hormati,

Sudah cukup lama masyarakat Sumatera Barat hidup berdampingan dengan persoalan antrean panjang Bio Solar yang hampir setiap hari terjadi di sejumlah SPBU. Di kawasan SPBU Koto Baru, Kabupaten Solok, antrean kendaraan bahkan kerap mengular hingga mencapai sekitar dua sampai tiga kilometer.

Bagi sebagian orang, kondisi ini mungkin hanya dipandang sebagai persoalan distribusi BBM. Namun bagi masyarakat kecil, antrean tersebut telah berubah menjadi persoalan ekonomi yang nyata. Jalan yang dipenuhi kendaraan menyebabkan kemacetan berkepanjangan, akses menuju tempat usaha menjadi sulit, pelanggan enggan singgah, distribusi barang terhambat, dan aktivitas perdagangan mengalami penurunan yang sangat signifikan.

Warung makan, rumah makan, toko kelontong, kios, bengkel, pedagang kaki lima, hingga berbagai usaha jasa lainnya merasakan dampak yang sama. Omzet menurun, biaya operasional meningkat, sementara kebutuhan keluarga tetap harus dipenuhi. Tidak sedikit pelaku usaha yang mengaku kehilangan harapan karena kondisi tersebut berlangsung terus-menerus tanpa penyelesaian yang benar-benar dirasakan masyarakat.

Kami memahami bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, PT Pertamina, BUMN terkait, aparat penegak hukum, dan Satgas Migas telah melakukan berbagai langkah. Namun sebagai masyarakat yang berada di garis depan dan merasakan langsung dampaknya, kami harus menyampaikan bahwa hingga hari ini persoalan tersebut belum menunjukkan penyelesaian yang memberikan kepastian bagi masyarakat.

Bapak Presiden,

Bio Solar bersubsidi merupakan kebijakan negara untuk membantu rakyat dan menjaga roda perekonomian. Karena itu, ketika distribusinya terganggu atau tidak berjalan secara optimal, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh para pengemudi kendaraan, tetapi juga oleh ribuan pelaku UMKM yang menggantungkan kehidupannya pada kelancaran arus lalu lintas dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Melalui surat terbuka ini, kami memohon dengan penuh harapan agar Bapak Presiden berkenan memberikan perhatian khusus terhadap kondisi yang terjadi di Sumatera Barat. Kami berharap pemerintah pusat dapat melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola distribusi BBM bersubsidi, menyesuaikan kuota apabila memang tidak lagi sebanding dengan kebutuhan, memperkuat pengawasan terhadap penyaluran Bio Solar agar tepat sasaran, serta menghadirkan solusi yang cepat, terukur, dan berkelanjutan sehingga antrean panjang yang telah berlangsung bertahun-tahun dapat segera diakhiri.

Harapan kami sesungguhnya sangat sederhana. Kami ingin jalan kembali lancar. Kami ingin masyarakat dapat beraktivitas tanpa terjebak kemacetan berjam-jam. Kami ingin pelanggan kembali datang ke tempat usaha kami. Kami ingin roda perekonomian daerah kembali bergerak sehingga masyarakat kecil dapat mencari nafkah dengan layak.

Kami percaya, di bawah kepemimpinan Bapak Presiden H. Prabowo Subianto, negara hadir untuk mendengar suara rakyat dan memberikan solusi terhadap persoalan yang menghambat kesejahteraan masyarakat.

Semoga suara kecil dari Sumatera Barat ini dapat menjadi perhatian pemerintah pusat demi terwujudnya keadilan dalam distribusi energi dan bangkitnya kembali perekonomian masyarakat.

Atas perhatian dan kebijaksanaan Bapak Presiden, kami mengucapkan terima kasih.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Hormat kami,

Advokasi Rakyat untuk Nusantara (ARUN) Sumatera Barat

Iwan S. Tanjung

Humas ARUN Sumatera Barat

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini