52 Pesepakbola Muda Terjaring, Askab PSSI Kabupaten Solok Matangkan Persiapan Menuju Porprov Sumbar 2026

Arosuka, Crew 8 News,– Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Kabupaten Solok terus mematangkan persiapan menghadapi ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat 2026 melalui pelaksanaan seleksi terbuka calon pemain sepak bola yang akan memperkuat tim Kabupaten Solok. Hingga hari kedua pelaksanaan seleksi, sebanyak 52 pemain muda telah berhasil terjaring dari dua zona seleksi yang digelar di wilayah utara dan tengah Kabupaten Solok.

Seleksi terbuka tersebut menjadi bagian dari upaya Askab PSSI Kabupaten Solok untuk membentuk tim yang kompetitif sekaligus membuka ruang seluas-luasnya bagi putra-putra terbaik daerah agar mendapatkan kesempatan yang sama menunjukkan kemampuan mereka. Program ini diperuntukkan bagi pemain kelahiran tahun 2007, 2008, dan 2009 yang berdomisili di Kabupaten Solok.

Berdasarkan data panitia, sebanyak 17 pemain berhasil lolos dari 50 peserta yang mengikuti seleksi zona utara di Lapangan Batu Agung, Jorong Subarang, Nagari Paninggahan, Kecamatan Junjung Sirih. Sementara dari zona tengah yang dilaksanakan di Lapangan Limau Puruik, Nagari Muara Panas, Kecamatan Bukit Sundi, terjaring sebanyak 35 pemain dari total 98 peserta yang mengikuti seleksi.

Jumlah tersebut masih akan bertambah setelah pelaksanaan seleksi zona selatan di Lapangan Simpang Putra, Nagari Simpang Tanjung Nan IV, Kecamatan Danau Kembar, serta seleksi tahap akhir yang digelar di Stadion GOR Tuanku Tabiang Batu Batupang, Nagari Kotobaru, Kecamatan Kubung.

Ketua Askab PSSI Kabupaten Solok, Trio Karno Vivo, mengatakan bahwa proses seleksi terbuka sengaja dirancang untuk memastikan seluruh talenta muda sepak bola yang tersebar di berbagai kecamatan memiliki kesempatan yang sama untuk bergabung membela Kabupaten Solok pada Porprov Sumbar 2026.

Menurutnya, sepak bola merupakan olahraga yang memiliki basis massa besar di Kabupaten Solok. Banyak pemain muda potensial lahir dari kompetisi lokal, turnamen antarjorong, hingga pertandingan antarnagari yang selama ini menjadi wadah pembinaan di tingkat akar rumput.

“Seleksi ini kami laksanakan secara terbuka dan objektif. Kami ingin menjaring pemain-pemain terbaik yang benar-benar memiliki kualitas, disiplin, semangat juang, dan mental bertanding yang baik untuk memperkuat tim Kabupaten Solok pada Porprov Sumbar 2026,” ujar Trio.

Ia menegaskan bahwa Askab PSSI Kabupaten Solok berkomitmen mengedepankan profesionalisme dalam proses pembentukan tim. Penilaian dilakukan berdasarkan kemampuan teknis, kondisi fisik, pemahaman taktik, kedisiplinan, dan sikap pemain selama mengikuti tahapan seleksi.

Menurut Trio, keberhasilan sebuah tim tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu pemain, tetapi juga oleh kekompakan, mentalitas, dan komitmen seluruh anggota tim dalam menjalani proses pembinaan yang panjang.

Lebih jauh, ia menilai seleksi terbuka bukan hanya menjadi agenda untuk menghadapi Porprov semata, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun fondasi pembinaan sepak bola usia muda yang berkelanjutan di Kabupaten Solok.

“Kami berharap seleksi ini menjadi ruang bagi lahirnya pemain-pemain potensial yang nantinya dapat terus dibina. Kabupaten Solok memiliki banyak talenta yang perlu diberi kesempatan untuk berkembang,” katanya.

Pelaksanaan seleksi terbuka ini juga mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Solok. Sebelumnya, Bupati Solok Jon Firman Pandu mengajak seluruh generasi muda Kabupaten Solok yang memiliki bakat dan minat di cabang olahraga sepak bola untuk mengikuti seleksi yang diselenggarakan Askab PSSI Kabupaten Solok.

Menurut Bupati, olahraga merupakan salah satu sarana penting dalam membangun generasi muda yang sehat, disiplin, berkarakter, dan berprestasi. Karena itu, pemerintah daerah mendukung berbagai program pembinaan atlet yang dilakukan organisasi olahraga, termasuk sepak bola.

Ia berharap momentum Porprov Sumbar 2026 dapat menjadi ajang pembuktian bagi para pemain muda Kabupaten Solok untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi.

Setelah seluruh tahapan seleksi selesai, jumlah pemain yang lolos akan dikerucutkan secara bertahap hingga tersisa 23 pemain sesuai regulasi yang berlaku pada Porprov Sumbar 2026. Para pemain terpilih selanjutnya akan mengikuti program pemusatan latihan dan pembinaan intensif sebelum turun bertanding mewakili Kabupaten Solok.

Optimisme pun mulai tumbuh di kalangan pecinta sepak bola daerah. Seleksi yang menjangkau wilayah utara, tengah, dan selatan Kabupaten Solok dinilai menjadi langkah positif untuk memastikan proses pencarian bakat dilakukan secara merata dan transparan.

Dengan dukungan masyarakat, pemerintah daerah, pelatih, pengurus Askab, serta semangat para pemain muda yang ingin mengharumkan nama daerah, Kabupaten Solok berharap mampu tampil kompetitif pada Porprov Sumbar 2026 dan kembali menempatkan sepak bola sebagai salah satu cabang olahraga andalan yang mampu membanggakan masyarakat Kabupaten Solok.

(C8N)

#senyuman08

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini